Berita

Paguyuban Penggilingan Padi Pakuhaji, Tangerang. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Pekerja Penggilingan Padi di Tangerang Surati DPR Gegara Dirumahkan

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 06:57 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pekerja penggilingan padi terdampak proyek pengembangan kawasan perumahan di Kecamatan Pakuhaji, Tangerang.

Di antaranya menimpa para pekerja PT Mentari Kharisma Utama. Sejak 2024, sekitar 500 orang terpaksa dirumahkan dari sentra penggilingan modern yang berdiri sejak 2007 itu.

"Karena kesulitan pasokan (gabah). Bisa kita lihat itu lahan pertanian diurug, saluran irigasi ditutup, ya otomatis sawah-sawah rusak nggak layak digarap" kata Ketua Paguyuban Penggilingan Padi Pakuhaji Yulianto dalam keterangannya, dikutip Jumat 10 April 2026.


Yulianto menjelaskan, selama ini hubungan sentra penggilingan padi tempatnya bekerja dengan petani sekitar saling menguntungkan. 

"Tapi dengan kondisi sekarang ini semua kena dampaknya, ya para petani termasuk kami para pekerja jadi korban," kata Yulianto.

Untuk mencari solusi atas masalah yang dihadapi, Paguyuban Penggilingan Padi Pakuhaji mengirim surat permohonan audiensi ke Ketua Komisi IV DPR.

“Kami ingin menyampaikan aspirasi, memohon perhatian, perlindungan, juga solusi atas masalah yang kami hadapi,” kata Yulianto.

Ia berharap, dengan adanya perhatian DPR area lahan dipulihkan fungsinya sebagai lahan produktif untuk pertanian.

“Kalau bisa, kami juga mohon dan berharap Komisi IV nantinya bisa meninjau langsung ke lokasi persawahan dan penggilingan, utamanya di Desa Kohod, Laksana, dan Kalibaru,” kata Yulianto.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya