Berita

Aparat kepolisian melakukan pemeriksaan di lokasi di Kampung Utan Salak, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. (Foto: RMOLJabar)

Nusantara

Pengusaha Tenda di Cibitung Ditemukan Meninggal, Ada Luka di Kepala

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 06:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pengusaha tenda bernama Eem (60) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Kampung Utan Salak, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada Kamis 9 April 2026.

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka di bagian kepala.

Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah pegawai usaha tenda milik korban bersama warga sekitar merasa curiga karena korban tidak merespons saat dipanggil. 


Kecurigaan semakin kuat lantaran rumah korban terlihat tertutup rapat tanpa aktivitas.

Warga kemudian berinisiatif membuka paksa pintu rumah yang diketahui terkunci dari dalam. Saat pintu berhasil didobrak, korban ditemukan sudah tergeletak di ruang tengah dengan kondisi bersimbah darah.

Ketua RW 20 Kampung Utan Salak, Aming (55), mengatakan tidak ada tanda-tanda mencurigakan sebelum kejadian. Ia bahkan sempat bertemu korban sehari sebelumnya.

"Sehari sebelumnya saya masih ketemu, enggak ada yang aneh. Orangnya memang tertutup dan tinggal sendiri," kata Aming dikutip dari RMOLJabar.

Ia menambahkan, saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka di bagian kepala, namun jenis luka tersebut belum dapat dipastikan.

"Pas dibuka, korban sudah terkapar. Saya lihat ada luka di kepala," kata Aming.

Sementara itu, ipar korban, Rohman (47), mengungkapkan bahwa pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam saat pertama kali akan dibuka. Ia menyebut pegawai korban sempat menghubungi keluarga sebelum akhirnya mendobrak pintu.

"Awalnya ditelepon anaknya, lalu disuruh gedor saja. Setelah didobrak, ternyata korban sudah dalam kondisi bersimbah darah," ungkapnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab kematian korban. Sejumlah barang bukti telah diamankan dari lokasi kejadian guna kepentingan penyidikan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya