Berita

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Jansen Sitindaon:

Prabowo Mampu Jaga Stabilitas Nasional

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 05:05 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kondisi Indonesia saat ini dinilai masih relatif stabil di tengah ketidakpastian global. 

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon bahkan menyebut Indonesia beruntung dipimpin Presiden Prabowo Subianto dalam menghadapi situasi dunia yang bergejolak.

“Coba bayangkan kalau bukan beliau tapi misalnya, 2 yang lain yang kemarin didukung Pak Saiful Mujani (Pendiri SMRC) dkk di Pilpres, keadaan kita mungkin tidak sebaik sekarang,” ujar Jansen dalam pernyataannya di akun X @jansens_jsp dikutip Jumat, 9 April 2026.


Jansen menilai, secara keseluruhan kondisi nasional masih dalam keadaan baik dan tidak mengalami penurunan drastis di berbagai sektor.

“Di banyak sektor tidak ada ‘collapse drastis’ yang kita alami, di tengah tidak stabilnya dunia yang telah menghantam banyak negara,” katanya.

Jansen lantas memaparkan sejumlah indikator ekonomi yang dinilainya masih terjaga, mulai dari inflasi, defisit APBN, hingga pertumbuhan perekonomian nasional.

“Saat ini inflasi kita masih terkendali (-2%), defisit APBN kita juga masih terjaga (mungkin naik-naik dikitlah), termasuk pertumbuhan ekonomi kita juga masih di sekitar 5 persenan,” jelasnya.

Menurut Jansen, mengenai fluktuasi nilai tukar rupiah masih dalam batas wajar dan tidak berbeda dengan kondisi negara-negara lain di dunia.

“Tapi masih amanlah. Negara lain juga mengalami, kita juga mengalami. Beda halnya cuma kita saja yang kontraksi, mereka tidak,” tuturnya.

Lebih lanjut, Jansen juga menegaskan bahwa ketersediaan bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) masih aman, sehingga kehidupan masyarakat tetap berjalan normal.

“Ini yang patut kita syukuri! Ketahanan pangan dan energi kita di bawah Pak Prabowo: bagus. Ketika dia jumpa dengan krisis ini,” paparnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya