Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 00:18 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaku tidak mempermasalahkan mekanisme pemakzulan atau impeachment melalui jalur konstitusional DPR dan MPR merupakan langkah cerdas dalam meredam tensi politik nasional.

Demikian pandangan pengamat intelijen dan geopolitik, Amir Hamzah dikutip Jumat 10 April 2026.

Amir melihat pernyataan Prabowo tersebut bukan sekadar respons normatif, melainkan bagian dari strategi komunikasi politik tingkat tinggi yang sarat pesan.


Menurut Amir, sikap Prabowo yang terbuka terhadap mekanisme impeachment justru memperlihatkan penghormatan terhadap konstitusi. Hal ini sekaligus mematahkan narasi kelompok tertentu yang selama ini mendorong isu pemakzulan di ruang publik.

“Ini bukan sekadar pernyataan biasa. Dalam perspektif intelijen, ini adalah operasi kontra-narasi. Prabowo membaca arah permainan dan tidak masuk ke jebakan emosi,” ujar Amir.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto merespons isu penggulingan pemerintah saat memimpin rapat kerja Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 8 April 2026.   

Dalam arahannya, Prabowo menegaskan bahwa sebagai negara demokrasi, setiap pergantian kekuasaan wajib berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku. Dia menolak pendekatan di luar sistem yang berpotensi memicu instabilitas.

Prabowo pun mengaku tidak keberatan jika dimakzulkan, selama ditempuh melalui mekanisme resmi di DPR, MPR, dan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Bisa juga melalui impeachment, tidak ada masalah. Tapi impeachment ya melalui saluran, ada salurannya. DPR, MK, MPR dilakukan tidak masalah,” kata Prabowo.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya