Berita

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. (Photo: Shaul GOLAN/POOL/AFP)

Dunia

Netanyahu Tolak Gencatan Senjata, Siap Lanjutkan Perang Kapan Pun

KAMIS, 09 APRIL 2026 | 18:34 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ketegangan di Timur Tengah sepertinya belum akan mereda. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menolak usulan gencatan senjata yang didorong Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di tengah meningkatnya konflik dengan Iran.

"Iran lebih lemah dari sebelumnya, dan Israel lebih kuat dari sebelumnya. Inilah inti dari kampanye militer ini hingga saat ini. Dan saya ingin mengklarifikasi: kita masih memiliki tujuan yang harus diselesaikan," kata Netanyahu dikutip dari YouTube IsraeliPM, Kamis, 9 April 2026.

Netanyahu menegaskan bahwa operasi militer terhadap Iran belum selesai dan akan terus berlanjut. Ia menekankan, Israel masih memiliki sejumlah tujuan strategis yang harus diselesaikan.


“Kita akan mencapainya dengan kesepakatan atau dengan dimulainya kembali pertempuran. Kami siap melanjutkan pertempuran kapan pun. Jari kami sudah di pelatuk,” tandasnya.

Jurubicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, sebelumnya mengatakan Trump mendorong upaya penghentian sementara pertempuran sebagai bagian dari langkah meredakan eskalasi dan membuka ruang negosiasi.

Salah satu tuntuan strategis adalah pembukaan Selat Hormuz.

"Negosiasi yang sangat sensitif ini akan berlangsung selama dua minggu ke depan secara tertutup," kata Leavitt.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya