Berita

Anggota Kongres Amerika Serikat Raja Krishnamoorthi (Foto: CNN)

Dunia

Kongres AS Sentil Trump, Keluar dari NATO Bisa Untungkan Musuh

KAMIS, 09 APRIL 2026 | 17:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Anggota Kongres Amerika Serikat Raja Krishnamoorthi melayangkan surat kepada Presiden Donald Trump menyusul pernyataan kontroversial terkait rencana penarikan Washington dari NATO

Dalam surat bertanggal 8 April 2026 tersebut, Krishnamoorthi menyampaikan kekhawatiran serius atas arah kebijakan luar negeri Trump yang dinilai berpotensi mengguncang stabilitas keamanan global. 

Dia menegaskan, penarikan sepihak dari NATO juga bertentangan dengan hukum yang berlaku di AS. Pasalnya, Kongres telah menetapkan ketentuan tegas yang melarang presiden mengambil langkah tersebut tanpa persetujuan legislatif.


“Kongres telah bertindak untuk memastikan bahwa pembubaran salah satu aliansi paling penting dalam sejarah Amerika tidak dapat dilakukan hanya dengan tindakan eksekutif, dan melakukannya akan secara terang-terangan ilegal," tegasnya, seperti dikutip Kamis, 9 April 2026.

Retorika Trump yang meragukan komitmen Amerika terhadap NATO juga dinilai dapat melemahkan daya tangkal kolektif aliansi di tengah meningkatnya ketegangan global. 

Selain itu, menurutnya pernyataan semacam itu justru berpotensi dimanfaatkan oleh negara-negara pesaing, seperti Tiongkok dan Rusia. 

"Meninggalkan NATO akan merusak kredibilitas AS di mata sekutu dan mitra di seluruh dunia, memperkuat musuh seperti Rusia dan Tiongkok, melemahkan pencegahan kolektif di tengah meningkatnya ketidakstabilan global, dan mengikis kepemimpinan bipartisan Amerika selama beberapa dekade dalam membangun tatanan internasional yang stabil," paparnya.

Di bagian akhir suratnya, Krishnamoorthi mendesak Trump untuk membatalkan wacana tersebut dan kembali menegaskan komitmen Amerika Serikat terhadap NATO, yang selama ini dinilai sebagai pilar utama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas internasional lintas generasi.

"Saya sangat mendesak Anda untuk mengubah arah dan mengakui persyaratan yang jelas dari hukum AS. Kita harus memperkuat, bukan melemahkan atau mempertanyakan aliansi yang telah menjaga perdamaian dan keamanan selama beberapa generasi," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat Lampung, Apa Maknanya?

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Safari Politik Jokowi Bukti Kepemimpinan Gibran dan Kaesang Lemah

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Jokowi dan PSI, Duri dalam Daging Pemerintahan Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:09

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak El Nino 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05

Keiko Fujimori Akhirnya Bernasib Sama Seperti Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:03

KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT Kuansing

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:57

Panitia Minta Jokowi Datang Setelah Acara Adat, Kunjungan Malah Batal

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50

Koperasi Beri Ruang Bagi Mahasiswa Berwirausaha

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:37

Tutup Perdagangan Akhir Bulan: IHSG Merosot ke 5.643, Rupiah Loyo Dekati Rp18 Ribu

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:28

Ketum AHY: Genap 25 Tahun, Partai Demokrat Ingin jadi Bagian Solusi

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:19

Selengkapnya