Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Politik

Arogansi Trump Bikin Situasi Global Kacau Balau

KAMIS, 09 APRIL 2026 | 11:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perang yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel membuat situasi global saat ini kacau balau dan berada di ambang ketidakpastian yang berbahaya. 

Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR Aboe Bakar Al-Habsyi, melontarkan kritik keras terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang disebutnya menunjukkan sikap arogan dalam merespons dinamika konflik.
 
“Dunia saat ini sedang berada di ambang ketidakpastian besar. Kita sangat menyayangkan eskalasi yang terjadi. Posisi kita tegas: hentikan segala bentuk agresi,” ujarnya, Kamis, 9 April 2026.
 

 
Habib Aboe menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Kaukus Parlemen yang mendorong penghentian perang di Timur Tengah. Ia menilai inisiatif tersebut sebagai wujud nyata pelaksanaan amanat konstitusi Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia.
 
“Suara dari Senayan adalah representasi nurani rakyat Indonesia. Kami meminta penghentian perang segera. Diplomasi parlemen harus terus dioptimalkan di forum internasional,” ujar Politisi Fraksi PKS ini.
 
Menurut dia, meski efektivitas tekanan dari kaukus parlemen belum dapat diukur secara langsung, langkah tersebut tetap penting sebagai bentuk ikhtiar politik luar negeri. 

“Yang penting kita tidak diam. Semua negara bergerak, dari dunia Arab hingga Eropa,” kata dia.
  
Habib Aboe Bakar juga mengingatkan bahwa konflik Timur Tengah telah membawa dampak signifikan secara global, termasuk bagi Indonesia. Ia menyoroti potensi tekanan ekonomi seperti fluktuasi harga minyak mentah dan pelemahan nilai tukar rupiah.
 
Untuk itu, Legislator dari Dapil Kalimantan Selatan (Kalsel) I itu menyarankan pemerintah untuk memperkuat bantalan sosial guna melindungi masyarakat dari dampak kenaikan harga energi. Selain itu, pemerintah juga diminta mempercepat diversifikasi energi serta memperkuat cadangan pangan nasional.
 
“Jangan sampai kenaikan harga energi global langsung memukul daya beli masyarakat kecil,” ujar Habib Aboe Bakar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya