Berita

Koordinator THMP C Suhadi bersama Eddy Ghazali. (Foto: Dok Pribadi)

Politik

Video Tuduhan Rismon ke JK Perlu Diuji Kebenarannya

KAMIS, 09 APRIL 2026 | 09:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar membantah keras tudingan yang menyebut dirinya pernah menyatakan Jusuf Kalla (JK) mendanai Rp5 miliar untuk mengangkat isu ijazah Presiden Joko Widodo.

Bantahan itu disampaikan melalui Relawan Tim Hukum Merah Putih (THMP) usai melakukan klarifikasi langsung dengan Rismon.

“Belum lama ini saya ketemu Pak Rismon, saya klarifikasi juga masalah ini. Dia bilang: ‘saya nggak pernah ngomong begitu, barangkali itu AI, tapi kan kebenarannya kita tidak tahu’,” kata Koordinator THMP C Suhadi bersama Eddy Ghazali, Kamis, 9 April 2026.


THMP menilai, beredarnya video yang menarasikan tuduhan tersebut patut diragukan kebenarannya, apalagi Rismon sendiri menegaskan tidak pernah menyampaikan pernyataan itu. Mereka menduga ada pihak yang sengaja memanfaatkan isu ini untuk mengadu domba.

“Kami memandang isu ijazah Pak Jokowi ini bukan semata-mata mencari kebenaran, tapi ada kepentingan tertentu untuk menggerus legacy beliau,” tegasnya.

Kuasa hukum Rismon sebelumnya juga memastikan kliennya tidak pernah melontarkan tuduhan tersebut. Ia bahkan menyebut potongan video yang beredar di media sosial diduga hasil rekayasa teknologi Artificial Intelligence (AI).

Di sisi lain, JK juga telah mengambil langkah hukum dengan melaporkan Rismon bersama sdan pemilik akun YouTube @StudioMusikRockCiamis dan akun Facebook @1922 Pusat Madiun ke Bareskrim Polri. 

Adapun Laporan Polisi (LP) teregister di nomor STTL/135/IV/2026/BARESKRIM dengan fokus pelanggaran beberapa pasal dalam Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan UU KUHP. 

Yakni Pasal Pasal 263 KUHP dan atau Pasal 434 KUHP dan atau Pasal 433 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan atau Pasal 27 A juncto Pasal 45 ayat (4) UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan kedua atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. 

Pasal-pasal dalam UU tersebut mengatur tentang pelanggaran tindak pidana menyiarkan atau menyebarluaskan berita atau pemberitaan padahal patut diduga bahwa berita atau pemberitaan tersebut bohong dan atau fitnah dan atau pencemaran nama baik.

Meski demikian, THMP menegaskan fokus utama saat ini adalah menguji kebenaran materi yang beredar. Mereka berharap proses hukum berjalan hingga tuntas demi memberikan kepastian hukum dan mengungkap pihak di balik penyebaran informasi yang dipersoalkan tersebut.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya