Berita

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Bahlil Klaim Stok LPG Aman, Dipasok dari AS hingga Australia

RABU, 08 APRIL 2026 | 23:07 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah gejolak geopolitik akibat penutupan selat Hormuz, stok Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Indonesia dipastikan tetap berada dalam kondisi aman.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai menghadiri Rapat Kerja Pemerintah di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 8 April 2026. 

Dikatakan Bahlil, pemerintah telah berhasil melewati masa-masa sulit dan menjaga ketersediaan LPG nasional tetap aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.


“Alhamdulillah sekarang cadangan kita untuk LPG kapasitasnya sudah di atas 10 hari,” ujarnya. 

Bahlil menambahkan, pemerintah dalam waktu dekat juga akan menerima tambahan pasokan LPG guna memperkuat stok nasional. 

Kapal pengangkut yang membawa suplai tambahan tersebut tengah dalam proses koordinasi agar segera dapat bersandar di Indonesia.

“Kapal pengangkut saat ini masih dalam proses komunikasi intensif agar dapat segera masuk ke Indonesia. Sebentar lagi kapal kita masuk,” lanjutnya.

Bahlil menegaskan, pasokan LPG Indonesia tidak bergantung pada jalur distribusi melalui Selat Hormuz, sehingga gejolak di kawasan Timur Tengah tidak memberikan dampak langsung terhadap kebutuhan LPG nasional. 

Menurutnya, RI selama ini mengandalkan pasokan dari sejumlah negara mitra strategis. 

“Kita sudah ambil dari Australia, dari Amerika dan beberapa negara lain,” kata Bahlil.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya