Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: YouTube Kemenkeu)

Bisnis

Purbaya Sebut Biaya Tekan Ongkos Haji dari Hasil Efisiensi

RABU, 08 APRIL 2026 | 22:28 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran Rp1,77 triliun yang digunakan untuk menahan kenaikan ongkos haji bersumber dari hasil efisiensi belanja pemerintah.

Menurutnya, pemerintah telah melakukan penghematan anggaran sejak tahun lalu, yang kemudian dikumpulkan dan dialokasikan kembali untuk kebutuhan prioritas baru, termasuk menutup dampak lonjakan harga avtur terhadap biaya haji.

"Kita kan sudah ada efisiensi yang efisiensi-efisiensi itu kan. Itu saya yakin kan efisiensi itu kan dihitung setahun sebagian ya sampai akhir tahun kan. Di situ akan kita alokasikan, kan kalau efisiensi itu diambil, ditaruh di satu tempat, kan. Nanti itu akan disalurkan ke yang tadi, ke yang pengeluaran baru," kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu 8 April 2026.


Ia menjelaskan, mekanisme tersebut memungkinkan pemerintah tetap menjaga beban jemaah haji agar tidak meningkat, meskipun tekanan biaya operasional khususnya harga avtur melonjak.

Lebih lanjut, Purbaya menyebut kebutuhan anggaran Rp1,77 triliun itu berpotensi lebih kecil dari proyeksi awal. Hal ini seiring tren penurunan harga minyak dunia yang mulai memberi ruang fiskal lebih longgar.

"Kita harapkan dengan asumsi 100 Dolar AS per barel kan. BBM, minyak dunia kan udah turun. Jadi ruangnya masih cukup besar itu," tandas Purbaya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya