Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Bisnis

Bahan Baku Plastik Langka, Pemerintah Andalkan Alternatif Sumber Impor

RABU, 08 APRIL 2026 | 17:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah mulai mencari sumber alternatif nafta (bahan baku industri plastik) dari berbagai negara untuk menjaga pasokan di tengah keterbatasan global. 

Selain impor, pemerintah juga menyiapkan langkah diversifikasi dengan memanfaatkan gas hingga bahan nabati sebagai pengganti.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan pasokan nafta saat ini tidak terkendala harga, melainkan ketersediaan di pasar global. Pemerintah pun membuka opsi pasokan dari berbagai kawasan.


“Ya, nafta ada beberapa pilihan sekarang ada dari Afrika, kemudian ada dari China, ada dari Amerika dan beberapa tempat lain jadi memang tidak mudah nyarinya sekarang ini soal ketersediaan bukan soal harga ketersediaan dan itu saja industri juga sedang menghitung ongkos logistik dan segala macamnya,” kata Faisol di Senayan, Rabu, 8 April 2026.

Ia menambahkan, pemerintah mendorong diversifikasi bahan baku dengan mengembangkan alternatif pengganti nafta, termasuk dari gas dan minyak nabati seperti CPO yang melimpah di dalam negeri.

“Memang perlu diversifikasi mengganti nafta, baik dari gas maupun dari nabati,” lanjutnya.

Menurutnya, pemerintah juga terus berkoordinasi dengan asosiasi industri dan kementerian terkait untuk memastikan pasokan bahan baku tetap terjaga.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya