Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Politik

DPR Usul Skema Tambahan Biaya Haji 70:30 antara Pemerintah dan BPKH

RABU, 08 APRIL 2026 | 16:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pimpinan Komisi VIII DPR mengusulkan skema penambahan pembiayaan haji yang lebih proporsional antara pemerintah dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Penambahan biaya haji ini dampak dari kenaikan harga avtur akibat konflik geopolitik.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Abdul Wachid, mengatakan, beban biaya tidak seharusnya sepenuhnya ditanggung oleh BPKH demi menjaga keberlanjutan dana haji di masa mendatang.

Menurut Wachid, meskipun BPKH memiliki kemampuan finansial, lembaga tersebut tetap perlu menjaga cadangan dana untuk keberangkatan jemaah haji di tahun-tahun berikutnya.


“Kalau ditanggung BPKH sepenuhnya, ini akan berat BPKH. Meskipun mampu, ya, tapi BPKH kan punya cadangan untuk haji yang akan datang,” kata Wachid kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 8 April 2026.

Legislator Gerindra ini pun mengusulkan komposisi pembiayaan yang lebih besar ditanggung pemerintah.

“Jadi sebaiknya ini memang sebagian ditanggung oleh pemerintah dan BPKH akan menanggung sebagian juga. Tapi porsinya saya berharap ya sekitar jangan 50-50, paling enggak 70-30 gitu. Ya, 70-nya pemerintah, 30 BPKH,” tuturnya.

Wachid optimis, jika BPKH hanya menanggung 30 persen biaya, maka tidak akan berdampak pada keberlangsungan dana haji untuk jemaah di masa depan.

“Insyaallah kalau 30 persen yang ditanggung oleh BPKH, insyaallah tidak akan pengaruh kepada jemaah haji berikutnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) masih menggodok skema pembiayaan haji 2026 agar tak membebani jemaah, akibat adanya kenaikan sejumlah komponen dampak konflik geopolitik.

Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf alias Gus Irfan mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan bahwa sekalipun ada kenaikan biaya haji 2026, agar tidak dibebankan kepada jemaah haji. 

“Memang permintaan Presiden, apapun yang terjadi, kalau toh nanti harus ada penyesuaian-penyesuaian harga, terutama terkait dengan biaya penerbangan, kita upayakan tidak dibebankan kepada jemaah kita,” kata Gus Irfan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 8 April 2026.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya