Berita

Buku Saku Nol Persen (Foto: BAKOM RI)

Politik

Pemerintah Luncurkan Buku Saku 0% Kemiskinan

RABU, 08 APRIL 2026 | 16:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah resmi meluncurkan buku saku bertajuk "0%: Manfaat dan Penerima Dukungan Kesejahteraan Tahun 2026" sebagai panduan komprehensif dalam upaya menekan angka kemiskinan hingga nol persen. 

Buku setebal 82 halaman ini memuat berbagai strategi dan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Angga Raka Prabowo menjelaskan bahwa buku saku tersebut lahir dari semangat besar Presiden untuk mengentaskan kemiskinan dari Indonesia berlandaskan konstitusi negara.


“Sesuai dengan semangat Bapak Presiden yang ingin mengentaskan atau menghilangkan kemiskinan dari Republik Indonesia. Semangat yang dilakukan Bapak Presiden ini adalah semangat yang berlandaskan konstitusi,” kata Angga dalam peluncuran buku saku 0% di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 8 April 2026. 

Menurut Angga, buku tersebut menjadi instrumen penting bagi pemerintah, khususnya Bakom RI, dalam menyampaikan informasi yang utuh dan komprehensif kepada publik mengenai arah kebijakan dan program prioritas pemerintahan Prabowo. 

Dengan demikian, masyarakat dapat memahami secara jelas manfaat dan sasaran dari setiap kebijakan yang dijalankan.

Lebih jauh, buku saku tersebut memetakan dukungan negara terhadap kesejahteraan masyarakat sepanjang siklus hidup, mulai dari masa kandungan, balita, usia sekolah, usia produktif, hingga lansia. 

“Ini sebagai sebuah panduan buat kami bagaimana negara hadir untuk seluruh rakyat sepanjang hayatnya. Dari mulai kandungan hingga akhir hayatnya,” kata Angga.

Selain sebagai sarana informasi, buku ini juga diharapkan mampu menumbuhkan empati sosial di tengah masyarakat serta memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran. 

Hal itu diperkuat dengan penggunaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis penyaluran program, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka yang berhak.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya