Berita

Ilustrasi

Politik

Gencatan Senjata AS-Iran Momentum Penghentian Perang Permanen

RABU, 08 APRIL 2026 | 16:03 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang akan berlangsung selama dua pekan disambut baik Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Oleh Soleh.

Oleh Soleh menilai, tercapainya kesepakatan ini merupakan langkah positif setelah Amerika Serikat menyepakati sepuluh tuntutan yang diajukan Iran. Ia menegaskan bahwa gencatan senjata merupakan bukti kemenangan bagi semua pihak yang terlibat.

“Gencatan senjata ini adalah bukti kemenangan semua pihak. Perang memang harus diakhiri karena hanya membawa kerugian bagi semua,” ujar Oleh Soleh, Rabu, 8 April 2026.


Lebih lanjut, ia mendorong Pemerintah Indonesia untuk mengambil peran aktif dalam diplomasi internasional dengan terus menyuarakan pentingnya gencatan senjata permanen, bukan hanya bersifat sementara selama dua minggu.

“Pemerintah Indonesia harus aktif mendorong agar gencatan senjata ini menjadi permanen, sehingga perdamaian benar-benar terwujud,” lanjutnya.

Oleh Soleh juga mengingatkan semua pihak untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kembali konflik. Ia secara khusus menyoroti peran Amerika Serikat dan Israel yang dinilainya sebagai pihak yang memulai eskalasi konflik.

“Semua pihak harus menahan diri, terutama Amerika dan Israel. Kesepakatan ini harus dijaga bersama dan tidak boleh ada pelanggaran,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya komitmen dari semua pihak, terutama Israel, agar tidak kembali melanggar kesepakatan yang telah dibuat.

“Kesepakatan gencatan senjata harus dihormati. Jangan sampai ada pelanggaran, khususnya oleh Israel yang selama ini kerap melanggar kesepakatan,” tambahnya.

Oleh Soleh berharap konflik yang terjadi benar-benar dapat diakhiri secara menyeluruh sehingga dunia dapat kembali normal seperti sediakala.

“Kita semua berharap perang ini benar-benar berakhir dan dunia kembali normal seperti semula,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya