Berita

Haris Rusly Moti. (Foto: RMOL)

Politik

Haris Rusly Moti:

Sudah Menjadi Kewajiban Moral Menjaga Situasi Damai

RABU, 08 APRIL 2026 | 16:01 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Di tengah guncangan dan ketidakpastian geopolitik, masyarakat perlu bersyukur Presiden Prabowo Subianto dapat memimpin terciptanya situasi nasional yang kondusif. 

Dikatakan Pemrakarsa 98 Resolution Network, Haris Rusly Moti, situasi nasional yang bersatu, damai dan stabil, baik ekonomi dan politik adalah harga tidak ternilai. 

"Sudah menjadi kewajiban moral kita tanpa terkecuali untuk menjaga situasi tersebut untuk keselamatan bersama," ujar Haris Moti kepada wartawan di Jakarta, Rabu 8 April 2026.


Haris menggambarkan dalam upaya menjaga persatuan dan menjamin situasi damai dan stabil, Presiden Prabowo bersama Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad bahkan sering mengajak dialog dengan sejumlah kalangan yang berbeda pandangan dengan pemerintah. 

Menurut Haris, baik Presiden Prabowo maupun Dasco yang juga menjabat Wakil Ketua DPR, keduanya tidak menganut aliran politik “devide et impera”, yang membenturkan secara horizontal masyarakat untuk tujuan memperkuat kekuasaan. 

"Bahkan segala bentuk warisan konflik horizontal yang direkayasa di masa lampau, secara senyap telah diupayakan Presiden Prabowo untuk dihentikan," tuturnya.

Meski begitu, Haris mencermati dan mencoba memahami kritik yang ditujukan kepada Presiden Prabowo. 

Menurutnya, beberapa di antaranya masih bisa dimaklumi karena terkait koreksi terhadap tata kelola program prioritas pemerintah.

"Seperti tata kelola program Makan Bergizi Gratis dan sejumlah program lainnya yang dinilai berpotensi menjadi sumber kebocoran baru yang sedang diberantas oleh Presiden Prabowo," pungkasnya.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya