Berita

Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryad)i

Politik

DPR Ingatkan Pemerintah Kendalikan Pasokan Antisipasi Lonjakan Harga

RABU, 08 APRIL 2026 | 15:38 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Komoditas strategis nasional berpotensi terganggu akibat suplai global dan distribusi yang tidak stabil. Hal ini menyebabkan potensi lonjakan harga bahan baku.

Terkait hal itu, pemerintah diminta segera mengendalikan pasokan dan harga.

Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron menegaskan risiko kenaikan harga sudah bisa diprediksi sejak awal karena gangguan distribusi, konflik, hingga perubahan iklim. 


Kondisi ini dinilai berpotensi berdampak luas ke berbagai sektor.

“Harus dibikinkan lah dari sekarang, karena memang situasi ini pasti terjadi,” kata Herman usai rapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 8 April 2026.

Ia menyebut ketergantungan terhadap pasar internasional membuat harga dalam negeri mudah terdampak gejolak global. Karena itu, langkah pengendalian harga dan penguatan suplai dalam negeri dinilai mendesak dilakukan pemerintah.

“Sudah kita ingatkan dari dulu bahwa pada setiap komunitas internasional yang ini rentan terhadap gangguan distribusi, gangguan pergerakan, gangguan terhadap suplai, kemudian terjadinya perubahan iklim, ini akan terjadi kenaikan gula di dalam negeri,” lanjutnya.

DPR juga mendorong kementerian terkait segera menyusun strategi untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pasokan tetap aman di dalam negeri.

“Dan kalaupun tujuan besar itu hari ini masih tergantung terhadap negara lain, ya bagaimana dipikirkan oleh kementerian-kementerian terkait agar memang bisa mengendalikan terhadap harga di dalam negeri,” tegas Herman.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya