Berita

Representative Image (Foto: AFP)

Dunia

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

RABU, 08 APRIL 2026 | 09:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Iran menyatakan bahwa Amerika Serikat telah menyetujui 10 syarat yang diajukan Teheran sebagai kerangka untuk mengakhiri perang yang sedang berlangsung.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran dalam sebuah pernyataan,  sebagaimana dilaporkan media milik negara, IRIB, Rabu, 8 April 2026. 

Adapun 10 poin dalam proposal itu mencakup sejumlah syarat utama, antara lain jaminan non-agresi terhadap Iran, kelanjutan kendali Teheran atas Selat Hormuz, pengakuan hak Iran atas pengayaan uranium, serta pencabutan seluruh sanksi primer dan sekunder Amerika Serikat.


Selain itu, proposal tersebut juga memuat ketentuan penghentian resolusi Dewan Keamanan PBB dan Dewan Gubernur IAEA terhadap Iran, pembayaran kompensasi, penarikan pasukan tempur Amerika Serikat dari kawasan, serta penghentian seluruh permusuhan di berbagai front termasuk Lebanon.

Dewan Keamanan Nasional menyebut proposal itu akan menjadi dasar awal negosiasi menuju kesepakatan yang lebih luas, meski rincian lengkapnya tidak dipublikasikan ke publik.

"Iran berhasil meraih kemenangan besar dan memaksa pihak Amerika yang agresif untuk menerima kerangka 10 poin," bunyi pernyataan tersebut.

Lebih lanjut, mereka menegaskan bahwa proses pembicaraan tidak berarti perang telah berakhir, karena kesepakatan final masih bergantung pada pemenuhan syarat-syarat Iran dan finalisasi detail teknis perundingan.

Ditegaskan pula bahwa keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz akan tetap dijaga selama masa negosiasi melalui koordinasi dengan angkatan bersenjata Iran.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyebut Washington akan menghentikan serangan terhadap Iran selama dua pekan, serta menilai proposal Teheran sebagai dasar yang dapat diterapkan untuk negosiasi gencatan senjata.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya