Berita

Ilustrasi. (Foto: Puspen TNI)

Politik

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

SELASA, 07 APRIL 2026 | 22:33 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Situasi keamanan yang sempat memanas di Halmahera Tengah, Maluku Utara akibat konflik bernuansa suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) menjadi perhatian bersama.  

Koordinator Nasional Presidium Pemuda Timur, Sandri Rumanama menegaskan bahwa konflik yang terjadi murni masalah sosial bukan SARA.

“Saya minta seluruh masyarakat, khususnya di Halmahera Tengah, untuk tenang dan tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang beredar di media sosial. Saya tegaskan, ini bukan konflik SARA. Jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu yang merugikan torang semua,” ujar Sandri dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 7 April 2026. 


Terkait penanganan situasi, Sandri meminta agar masyarakat mempercayakan sepenuhnya kepada pihak aparat keamanan.

Ia mengimbau warga untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri yang justru dapat memperkeruh situasi.

“Percayakan pada aparat yang bekerja saja. Biarkan pihak kepolisian dan TNI bekerja maksimal memulihkan situasi. Mari kita jaga kedamaian di Halmahera Tengah,” imbuhnya

Sandri mengajak masyarakat untuk kembali merajut tali persaudaraan dan tidak terpecah belah. Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan adalah sebuah keniscayaan, namun persatuan harus tetap dijaga.

“Damai itu indah, perbedaan itu keniscayaan. Ingat, dari ujung Halmahera sampai tenggara jauh, torang semua basudara,” pungkasnya.


Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya