Berita

Kepala BP BUMN Dony Oskaria. (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Bisnis

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

SELASA, 07 APRIL 2026 | 22:19 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah melalui Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) mempercepat proses peleburan 15 perusahaan pelat merah logistik menjadi satu badan usaha. 

Kepala BP BUMN Dony Oskaria menyebut konsolidasi itu sudah berjalan dan tinggal menunggu penyelesaian yang ditargetkan rampung bulan depan.

"Kita akan mengonsolidasikan 15 (BUMN logistik), sudah mulai prosesnya. InsyaAllah juga dalam satu bulan ini akan selesai dan akan kita announce 15 perusahaan menjadi satu perusahaan logistik nasional," kata Dony di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Selasa, 7 April 2026.


Dalam skenario yang disiapkan, PT Pos Indonesia, lanjut dia, akan menjadi induk yang menaungi bisnis logistik BUMN. Sejumlah perusahaan seperti PT Semen Indonesia Logistik, PT Pupuk Indonesia Logistik, hingga PT KAI Logistik akan masuk dalam ekosistem tersebut.

Menurutnya, langkah ini bagian dari restrukturisasi BUMN yang ditargetkan tuntas tahun ini. Perombakan ini diharap dapat mengoptimalkan bisnis BUMN menjadi lebih efektif dan efisien.

"Insya Allah mudah-mudahan semakin cepat proses transformasi BUMN dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Indonesia," imbuh dia.

Dorongan konsolidasi ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang ingin jumlah BUMN dirampingkan. Ia menilai model penggabungan seperti ini bisa meningkatkan kinerja sekaligus daya saing.

Prabowo bahkan menyinggung pengalaman pembentukan BPI Danantara yang diklaim mencatat return on asset (ROA) tinggi di tahun pertamanya.

"Jadi, premis kita ternyata benar. Konsolidasi satu manajemen dengan rasional, dengan standar-standar terbaik dunia, return on asset saya terima di atas 300 persen," pungkas Prabowo.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya