Berita

Ilustrasi. (Foto: AI)

Politik

Prabowo Butuh Sosok Sekaliber Riza Chalid Amankan Harga BBM

SELASA, 07 APRIL 2026 | 21:13 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Prabowo Subianto disarankan untuk mencari sosok berjuluk The Gasoline Godfather, Muhammad Riza Chalid untuk mengamankan stabilitas harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran yang masih terus berlanjut.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Direktur GREAT Institute, Syahganda Nainggolan saat berbincang dengan RMOL melalui sambungan telepon pada Selasa, 7 April 2026. 

“Nah kita harus menggantikan model-model kayak Reza Chalid itu, pemain-pemain minyak yang direstui di Indonesia, ini harus ada,” ujar Syahganda.


Dia mengurai, Riza Chalid pada era pemerintahan Presiden ke-2 RI Soeharto hingga Presiden ke-7 RI Joko Widodo, setidaknya punya peranan untuk menjaga stok BBM dalam negeri agar tidak terganggu.

“Kalau zaman Pak Harto atau beberapa zaman kemarin, Riza Chalid ya (yang punya peranan), sebelum dia dianggap melakukan pidana ya,” tuturnya. 

“Tapi kita sekarang butuh orang-orang seperti itu, yang negara menunjuk. Supaya apa? Supaya kita tuh barangnya ada,” Samsung Syahganda.

Oleh karena itu, aktivis era 1980-an lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) itu tak sepakat jika harga BBM dinaikan sesuai usul mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Justru, dia mengusulkan solusi kepada Pemerintahan Presiden Prabowo agar dapat mencari sosok yang mampu memenuhi stok minyak di dalam Negeri.

“Jadi jangan dinaikin dulu yang penting barang ada, nanti dievaluasi secara periodik gitu loh,” demikian Syahganda menambahkan.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya