Berita

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo. (Foto: Kementerian PU)

Politik

Menteri PU:

Proyek Prioritas Tetap Jalan Meski Anggaran Dipotong Rp12 Triliun

SELASA, 07 APRIL 2026 | 18:28 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemangkasan anggaran sekitar Rp12 triliun dipastikan tidak akan menghambat proyek infrastruktur prioritas pemerintah.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan, proyek yang berdampak langsung bagi masyarakat, seperti sektor pangan, air, energi, hingga konektivitas tetap berjalan bahkan dipercepat.

Efisiensi anggaran hanya menyasar program yang belum siap dari sisi perencanaan.


“Kalau memang itu adalah prioritas Pak Presiden dan memberikan dampak kepada masyarakat yang sangat-sangat maksimal (proyek tetap berjalan),” ujar Dody kepada wartawan usai rapat di DPR, Jakarta, Selasa, 7 April 2026.

Ia menegaskan proyek strategis seperti pembangunan bendungan untuk irigasi dan pengendalian banjir tetap menjadi prioritas utama pemerintah. Karena itu, Dody memastikan proyek-proyek tersebut tidak akan terganggu hanya karena dinamika anggaran.

“Pekerjaan itu tidak akan terganggu hanya gara-gara masalah, misalnya politisasi anggaran,” tegasnya.

Untuk menjaga pembangunan tetap berjalan, pemerintah juga menyiapkan sejumlah skema pendanaan alternatif. Di antaranya melalui perpanjangan proyek menjadi kontrak multi-years hingga membuka peluang kolaborasi dengan badan usaha milik negara (BUMN).

Menurut Dody, berbagai opsi tersebut disiapkan agar keterbatasan anggaran tidak menghambat pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

“Kalau kurang ya saya bisa minta lagi. Tapi kalau memang tidak bisa tambah lagi karena kedepesan anggaran, ya sudah. Kita perpanjang menjadi multi-years. Masih banyak cara,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya