Berita

Presiden Prabowo Subianto saat meninjau pelaksanaan MBG di Jakarta. (Foto: Setpres)

Politik

Program Prabowo Sudah Tepat Arah tapi Hasil Butuh Waktu

SELASA, 07 APRIL 2026 | 11:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai sejumlah program pemerintahan Prabowo Subianto kerap menuai kontroversi karena membuka persoalan mendasar yang selama ini kurang terlihat.

Menurutnya, program makan bergizi gratis (MBG) menjadi salah satu contoh bagaimana pemerintah mengungkap problem serius seperti gizi buruk dan stunting di Indonesia.

“Program MBG itu membuka bahwa masih ada masalah kurang gizi dan stunting. Itu yang menyebabkan Indonesia tertinggal, dan itu dibuka oleh Prabowo untuk disembuhkan, meski jadi kontroversial,” ujar Hensa, sapaan akrabnya, lewat kanal Youtube, Selasa, 7 April 2026.


Ia juga menyoroti program penguatan koperasi desa melalui skema Koperasi Merah Putih yang dinilai sebagai upaya membenahi kondisi ekonomi di pedesaan.

Menurut Hendri, pernyataan Menteri Koperasi dan Menteri Desa terkait keberadaan ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart di desa kerap disalahpahami publik.

“Sebenarnya bukan berarti ritel modern itu harus ditutup, tapi ada upaya agar koperasi desa bisa kembali memberdayakan ekonomi rakyat,” jelasnya.

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu menilai, kebijakan tersebut sekaligus membuka fakta bahwa kondisi ekonomi masyarakat desa masih perlu diperkuat.

Hendri menegaskan, pandangannya bukan untuk membela pemerintah, melainkan menawarkan perspektif lain agar publik bisa melihat arah kebijakan secara lebih utuh.

“Saya bukan membela Prabowo, tapi mencoba memberi perspektif lain. Misalnya, warung rakyat seperti warung Madura harus bersaing dengan ritel modern. Siapa yang harus dibela? Tentu rakyat, negara harus hadir,” ujarnya.

Ia menambahkan, pernyataan para menteri terkait kebijakan tersebut perlu dipahami dalam konteks keberpihakan kepada masyarakat kecil, bukan sebagai pembatasan usaha.

Menurut Hendri, berbagai program yang dijalankan pemerintah memang tidak bisa langsung dirasakan hasilnya, namun memiliki arah yang dinilai tepat.

“Ada maksud baik dari Prabowo. Hasilnya mungkin tidak cepat terasa, tapi arahnya sudah tepat,” tegasnya.

Ia pun mengajak publik untuk melihat proses pembangunan secara lebih luas.

“Kalau tidak setuju tidak apa-apa, tapi saya ingin Indonesia lebih baik, menjadi negara maju. Dan saya percaya kita sedang berproses ke sana,” pungkasnya.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya