Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Bursa Asia: Kospi Terbang, Pasar Hong Kong Tutup

SELASA, 07 APRIL 2026 | 08:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia-Pasifik dibuka menguat pada Selasa, 7 April 2026.

Penguatan terjadi di tengah perhatian investor terhadap perkembangan terbaru konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, terutama setelah pernyataan Presiden Donald Trump yang dinilai memberikan sinyal ganda antara ancaman dan peluang negosiasi damai.

Dikutip dari CNBC International, indeks ASX 200 Australia naik sekitar 1,4 persen pada awal perdagangan. Di Jepang, Nikkei 225 menguat 0,35 persen dan indeks Topix naik 0,62 persen. 


Sementara indeks Kospi Korea Selatan, melonjak sekitar 1,5 persen, dan Kosdaq naik 0,5 persen. Pasar Hong Kong tutup karena libur Paskah.

Pergerakan positif datang setelah Trump kembali menegaskan tuntutannya agar Iran membuka Selat Hormuz paling lambat pukul 20.00 waktu setempat pada hari Selasa. Ia bahkan memperingatkan bahwa jika tenggat tersebut tidak dipenuhi, AS siap menargetkan infrastruktur sipil Iran dalam waktu singkat. Meski demikian, Trump juga mengisyaratkan bahwa pembicaraan dengan Iran menunjukkan kemajuan.

Di tengah situasi ini, AS dan Iran dilaporkan tengah mempertimbangkan kerangka kerja untuk mengakhiri konflik yang sudah berlangsung selama lima minggu. Namun, Iran menolak proposal gencatan senjata dari AS dan mengajukan syaratnya sendiri, termasuk penghentian konflik secara permanen, jalur aman di Selat Hormuz, serta pencabutan sanksi.

Trump menanggapi proposal tersebut dengan nada hati-hati, menyebutnya sebagai langkah yang “signifikan”, meski belum cukup untuk mencapai kesepakatan final. Investor kini menunggu perkembangan selanjutnya yang akan sangat menentukan arah pasar global, terutama terkait stabilitas pasokan energi dunia.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya