Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Tiga Indeks Utama Wall Street Menghijau, Sentimen Damai Dorong Pasar

SELASA, 07 APRIL 2026 | 07:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Amerika Serikat (AS) menguat terdorong harapan positif pelaku pasar terhadap perkembangan negosiasi antara AS dan Iran.

Investor mulai melihat adanya peluang tercapainya gencatan senjata, meskipun Iran menolak proposal penghentian konflik sementara dan tetap menuntut diakhirinya perang secara permanen. 

Di sisi lain, laporan menyebutkan bahwa pembicaraan antara kedua pihak dan mediator regional masih terus berlangsung, sehingga memunculkan harapan akan solusi diplomatik.


Dikutip dari Reuters, Selasa 7 April 2026, pada penutupan perdagangan Senin indeks Dow Jones naik 0,36 persen ke level 46.669,88. Indeks S&P 500 menguat 0,45 persen menjadi 6.612,02, sementara Nasdaq naik 0,54 persen ke 21.996,34. 
 
Kenaikan ini memperpanjang tren positif S&P 500 dan Nasdaq yang telah mencatat kenaikan selama empat hari berturut-turut, menjadi yang terpanjang sejak Januari.

Selama lebih dari sebulan terakhir, konflik antara AS, Israel, dan Iran telah mengguncang pasar global. Lonjakan harga minyak sempat memicu kekhawatiran inflasi dan menekan pasar saham. Meski saat ini indeks mulai pulih, S&P 500 masih tercatat turun sekitar 3,9 persen sejak konflik dimulai.

Dari sisi data ekonomi, sektor jasa AS masih mengalami ekspansi pada Maret, namun dengan laju yang lebih lambat dari perkiraan. Selain itu, tekanan inflasi terlihat meningkat, tercermin dari lonjakan indeks harga yang dibayar ke level tertinggi sejak Oktober 2022.

Laporan ketenagakerjaan terbaru juga menunjukkan hasil yang beragam. Ekonomi AS menambah sekitar 178.000 lapangan kerja pada Maret, jauh di atas ekspektasi pasar. Namun, data bulan sebelumnya direvisi menjadi lebih lemah, sehingga sebagian mengurangi sentimen positif dari laporan tersebut.

Di tingkat sektoral, saham layanan komunikasi mencatat kenaikan terbesar, sementara sektor utilitas menjadi yang paling tertinggal. Saham di sektor perjalanan dan rekreasi, kedirgantaraan dan pertahanan, serta perumahan menjadi yang paling menonjol dalam penguatan hari ini.

Salah satu pergerakan mencolok datang dari Soleno Therapeutics yang melonjak lebih dari 30 persen setelah mencapai kesepakatan akuisisi senilai 2,9 miliar Dolar dengan Neurocrine Biosciences. Sementara kenaikan harga Bitcoin turut mendorong saham perusahaan terkait kripto seperti Coinbase dan MicroStrategy.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya