Berita

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Nusantara

Kemenhut Wanti-wanti Risiko Karhutla di Tengah Prediksi Kemarau Panjang

SENIN, 06 APRIL 2026 | 20:37 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperkirakan bakal meningkat pada 2026 seiring kemarau yang diprediksi datang lebih awal dan panjang. 

Terkait hal ini, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meminta masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Kementerian Kehutanan menegaskan, edukasi kepada masyarakat terus dilakukan agar praktik pembakaran lahan tidak terulang. 


“Ini sifatnya tentu imbauan, edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan melalui piring dengan cara membakar lahan di kawasan,” kata Raja Juli di Jakarta, Senin, 6 April 2026. 

Ia juga mengingatkan bahwa pembakaran lahan kerap menjadi cara cepat yang justru berbahaya. 

“Ini juga bagian dari tanggung jawab struktural, ketergantungan hukum, salah satunya adalah menjadi jawaban terhadap aksi-aksi yang memahami macam kesehatan maupun ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat diminta lebih waspada karena kondisi kemarau tahun ini berpotensi memperparah risiko kebakaran. 

“Singkatnya, pada tahun ini akan terjadi kekeringan yang lebih awal dan lebih panjang,” tegas Raja Juli.

Pemerintah menegaskan, dampak karhutla bisa meluas mulai dari gangguan kesehatan hingga aktivitas transportasi. Karena itu, masyarakat dan pelaku usaha diminta tidak menggunakan api dalam membuka lahan.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya