Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 6 April 2026. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Bisnis

Harga BBM Tetap, Purbaya Klaim Subsidi Tidak akan Membengkak

SENIN, 06 APRIL 2026 | 15:25 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemerintah menegaskan subsidi dan kompensasi BBM tetap terkendali tanpa membebani anggaran, dengan defisit APBN dijaga di bawah 3 persen. 

Hal ini terlepas harga minyak dunia yang diproyeksikan menyentuh 100 Dolar AS per barel hingga akhir 2026. 

“Kami siap tidak menaikkan (harga) sampai akhir tahun untuk BBM bersubsidi dengan asumsi harga minyak rata-rata 100 Dolar AS per barel sampai akhir tahun sudah dihitung,” kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 6 April 2026.


Pemerintah meminta masyarakat tidak khawatir karena anggaran sudah disiapkan. Menurut Purbaya, pemerintah mengandalkan efisiensi untuk menjaga defisit tetap rendah.

“Sudah, jangan (tanya) nambah berapa. Yang penting adalah kita bisa melakukan langkah-langkah penghematan di sana sini sehingga dengan asumsi harga minyak dunia 100 dolar rata-rata sampai akhir tahun, dari awal tahun ya, sampai akhir tahun, APBN kita masih bisa ditekan defisitnya di bawah 3 persen, sekarang 2,92 persen kalau saya nggak salah," jelas Purbaya saat ditemui usai rapat.

Menurutnya, seluruh skema subsidi, kompensasi, hingga bantalan fiskal sudah disiapkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk jika harga minyak melonjak lebih tinggi.

“Itu sudah lengkap. Subsidi, kompensasi, dan efisiensi di sana-sini. Jadi kita sudah melakukan exercise supaya anggaran kita masih bisa baik, ada penghematan, tapi yang penting-penting yang mendorong pertumbuhan ekonomi tidak dikurangi,” ungkapnya.

Apabila harga minyak dunia tembus 150 Dolar AS per barel, menurut Purbaya, pemerintah masih mempunyai bantalan fiskal.

"Kita masih punya Rp420 triliun rupiah. Jadi, bantalan kita ada banyak. Pertahanan kita berlapis-lapis," pungkasnya.


Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya