Berita

Menteri PKP Maruarar Sirait (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Bahas Proyek Hunian Bantaran Rel dengan Sejumlah Menteri di Istana

SENIN, 06 APRIL 2026 | 15:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas terkait proyek hunian warga di bantaran rel bersama sejumlah menteri dan pimpinan lembaga di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 6 April 2026.

Rapat tersebut tampak dihadiri Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Direktur Utama PT Pindad Sigit P Santoso, serta Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.

Menteri PKP menegaskan komitmen pemerintah untuk memanfaatkan lahan yang dimiliki negara untuk kepentingan rakyat. 


“Kita tahu negara ini adalah negara hukum. Jadi tanah negara harus digunakan untuk kepentingan negara dan rakyat. Jangan ragu-ragu," ujar Maruarar.

Ia juga menekankan pentingnya keberanian negara dalam menata dan menertibkan kawasan tersebut, termasuk menghadapi pihak-pihak yang selama ini menguasai lahan secara tidak sah. 

“Kita menggunakan itu untuk kepentingan rakyat dan negara harus hadir, ya. Kita mengurus negara ini harus punya nyali, ya, menegakkan kebenaran,” tegasnya.

Maruarar mengungkapkan, pemerintah telah melakukan peninjauan langsung di sejumlah titik dan menemukan banyak lahan negara yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan hunian.

“Iya, di banyak tempat. Di Tanah Abang itu lahan negara sangat strategis, di Bandung sangat strategis, di Medan sangat strategis,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya