Berita

Paus Leo XIV (Foto: La Monde)

Dunia

Paus Leo XIV Pesan Pihak Berperang Pilih Jalan Damai

SENIN, 06 APRIL 2026 | 11:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemimpin Gereja Katolik dunia, Paus Leo XIV, menyerukan pesan kuat kepada para pihak yang terlibat konflik bersenjata agar menghentikan eskalasi kekerasan dan memilih jalur perdamaian. 

Seruan tersebut disampaikan dalam upacara Paskah pertamanya sebagai paus di Vatikan, saat dunia dibayangi perang yang terus meluas, khususnya di kawasan Timur Tengah.

Dalam pesan Urbi et Orbi yang disampaikan di Lapangan Santo Petrus, Paus menyoroti kecenderungan berbahaya masyarakat global yang mulai terbiasa dengan kekerasan. 


"Kita semakin terbiasa dengan kekerasan, pasrah menerimanya, dan menjadi acuh tak acuh. Acuh tak acuh terhadap kematian ribuan orang," ujarnya, seperti dikutip dari AFP, Senin, 6 April 2026.
 
Karena itu, ia menyerukan kepada para pihak yang kini terjerat dalam konflik untuk menghentikan kekerasan dan mengambil keputusan berani menuju perdamaian.

"Mereka yang memiliki kekuatan untuk melancarkan perang untuk memilih perdamaian," tegasnya.

Ia pun mengajak umat Katolik di seluruh dunia untuk bersatu dalam doa, termasuk melalui rencana doa bersama di Vatikan pada 11 April mendatang.

Di Yerusalem, suasana Paskah berlangsung dalam bayang-bayang konflik. Akses menuju Gereja Makam Kudus dibatasi ketat oleh otoritas Israel, membuat kawasan Kota Tua nyaris lengang. 

Dampak konflik turut meluas ke berbagai wilayah lain di Timur Tengah. Di Lebanon selatan, komunitas Kristen terjebak di tengah baku tembak antara Israel dan Hizbullah, sementara di sejumlah kota seperti Dubai dan Damaskus, pembatasan kegiatan keagamaan diberlakukan demi alasan keamanan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya