Berita

Stok beras di gudang BULOG (Foto: Dokumen Bulog)

Bisnis

Rekor Baru Cadangan Beras Nasional Tembus 4,5 Juta Ton

SENIN, 06 APRIL 2026 | 08:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah mencatatkan sejarah baru dalam sektor pangan. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengumumkan bahwa cadangan beras nasional saat ini telah mencapai kisaran 4,5 juta ton, angka tertinggi yang pernah diraih sepanjang berdirinya Republik Indonesia.

Kabar baik ini disampaikan Mentan saat melakukan inspeksi mendadak ke gudang Perum Bulog di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu 5 April 2026. 

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memvalidasi apakah ketersediaan fisik di lapangan selaras dengan data yang diterima pusat.


“Jadi ini kita cek benaran mulai depan samping belakang kita cek jangan sampai di depan penuh di belakang kosong. Dulu gudang Bulog di Sulawesi Selatan itu penuh maksimal terisi 300 ribu ton. Hari ini 700 ribu ton seluruh Sulawesi Selatan, tapi seluruh Indonesia sekarang kurang lebih 4,5 juta ton. Ini tertinggi selama Republik berdiri,” kata Amran.

Mentan menegaskan bahwa lonjakan signifikan ini merupakan buah dari kebijakan strategis di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. 

Beberapa langkah kunci yang menjadi pemicu adalah penaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah petani, pemangkasan harga pupuk bersubsidi, dan akselerasi transformasi pertanian modern.

“Jadi nggak usah diragukan, sekarang ini arahan Bapak Presiden Prabowo, program prioritas utama Presiden, itu terbukti bisa menaikkan produksi beras, pangan dalam waktu yang singkat, hanya satu tahun,” kata Amran.

Kondisi melimpahnya stok bahkan memaksa pemerintah untuk mencari ruang penyimpanan tambahan. Kapasitas gudang nasional yang semula hanya 3 juta ton kini sudah tidak mencukupi, sehingga pemerintah menerapkan skema sewa gudang hingga 2 juta ton.

“Sekarang gudang kita sudah penuh, kapasitas gudang hanya 3 juta ton, sekarang sudah sewa 2 juta ton gudang. Nah, ini kita akan sewa lagi ke depan. Kemungkinan ke depan itu 10 hari, 20 hari stok sudah 5 juta ton,” ucapnya.

Amran kembali menegaskan bahwa pencapaian ini adalah fenomena baru bagi Indonesia. 

“Pernah nggak dengar Republik Indonesia punya beras stok 5 juta ton? Jadi nggak usah khawatir, pangan aman,” kata Amran.

Di wilayah Sulawesi Selatan sendiri, stok meningkat drastis hingga 761 ribu ton, naik lebih dari dua kali lipat dibanding periode sebelumnya. Amran bahkan memprediksi tren ini akan terus meningkat hingga mencapai angka 6 juta ton dalam dua bulan mendatang.

Untuk membuktikan transparansi data, Mentan mengajak semua pihak untuk melihat langsung kondisi gudang yang kini sesak oleh hasil panen petani. 

“Karena kita harus cek langsung. Kita tidak boleh, bukan saatnya kita pura-pura. Kami lihat di depan, kami lihat truk. Ini gudang paling belakang, ini semua penuh. Nah ini tolong disampaikan kepada orang yang tidak percaya. Dan yang tidak percaya, boleh mengecek gudang seluruh Indonesia,” tegasnya.

Dengan akumulasi stok di gudang pemerintah, sektor horeka, serta potensi panen yang masih berjalan, Amran optimistis bahwa kebutuhan pangan rakyat Indonesia berada dalam posisi yang sangat aman.

“Artinya 11 bulan ke depan ini aman. Stok untuk rakyat Indonesia 11 bulan ke depan aman,” pungkas Amran.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya