Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

SENIN, 06 APRIL 2026 | 08:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia kembali bergerak melandai ke kisaran 4.600 Dolar AS per ons pada perdagangan Senin 6 April 2026. 

Penurunan ini merupakan kelanjutan dari tren negatif sesi sebelumnya, dipicu oleh meningkatnya tensi geopolitik setelah Presiden Donald Trump melontarkan ancaman keras terhadap Teheran terkait penutupan jalur maritim vital, Selat Hormuz.

Presiden Trump memberikan peringatan keras akan menyerang titik-titik strategis Iran, termasuk pembangkit listrik dan infrastruktur sipil, jika Selat Hormuz tidak segera dibuka untuk jalur pelayaran internasional.


Trump menetapkan batas waktu hingga Selasa pukul 20.00 (ET) dan menjanjikan situasi yang ia sebut sebagai "Neraka" bagi Iran jika kesepakatan tidak tercapai. 

Hingga saat ini, pihak Iran secara tegas menolak ultimatum tersebut. Laporan lapangan menunjukkan bahwa Teheran justru terus mengintensifkan serangan terhadap aset-aset energi di kawasan Timur Tengah.

Meskipun secara tradisional emas dianggap sebagai aset aman (safe haven) saat perang, kondisi saat ini menunjukkan anomali yang dipicu oleh beberapa faktor makroekonomi, di antaranya; investor cenderung melakukan aksi jual emas untuk menutupi kerugian (margin call) di pasar aset lain yang lebih fluktuatif.

Lonjakan harga energi akibat konflik telah memicu kekhawatiran inflasi global yang lebih tinggi. Hal ini memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral akan mempertahankan atau bahkan menaikkan suku bunga, yang secara otomatis menekan daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil (yield).

Sejak ketegangan fisik pecah di akhir Februari 2026, harga logam mulia ini tercatat telah terkoreksi sekitar 12 persen 

Berdasarkan perkembangan terbaru hari ini, pasar tengah menantikan konferensi pers resmi Gedung Putih pada pukul 13.00 waktu setempat. Fokus pelaku pasar tertuju pada apakah akan ada ruang diplomasi atau justru konfirmasi operasional militer skala besar.

Di pasar domestik Indonesia, harga emas batangan juga ikut terdampak volatilitas global ini. Sebagai referensi, harga emas Antam di level ritel per hari ini berada di kisaran Rp1.539.000 per gram (untuk cetakan dasar), mencerminkan tekanan harga global meskipun nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS juga sedang mengalami fluktuasi tajam akibat sentimen risiko di Timur Tengah.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya