Berita

Beras di pasar tradisional (Foto: Babbe)

Bisnis

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

SENIN, 06 APRIL 2026 | 07:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Data terbaru dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) per 2 April 2026 menunjukkan posisi Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berada pada level yang sangat tangguh. 

Stok beras nasional kini menyentuh angka 4,4 juta ton, yang berarti mencukupi 169 persen dari total kebutuhan bulanan masyarakat Indonesia.

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa ketersediaan stok ini merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi di tengah tantangan iklim.


"Sesuai dengan peringatan dari BMKG bahwasanya ada El Nino, Ini perlu kita melakukan langkah-langkah strategis dan percepatan. Sekarang ini capaian kita, stok kita hari ini 4,4 juta ton, insya Allah bulan ini bisa mencapai 5 juta ton. Ini kebanggaan di saat krisis kondisi ekonomi dunia," ujarnya dikutip di Jakarta, Senin 6 April 2026. 

Selain beras, komoditas pangan pokok lainnya juga dilaporkan dalam kondisi aman. Jagung tersedia 168 ribu ton, minyak goreng 121 ribu kiloliter, dan gula konsumsi 49 ribu ton.

Upaya penguatan stok ini juga merata hingga ke tingkat wilayah melalui Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD). 

Sebanyak 322 kabupaten/kota telah mengumpulkan total cadangan sebesar 14.169,03 ton, dengan Jawa Barat (2.790,9 ton) dan Banten (2.007,25 ton) sebagai kontributor terbesar. 

Sementara itu, pada tingkat provinsi, tercatat ada 7.561,23 ton Cadangan Beras Pemerintah Provinsi (CBPP). Jawa Barat kembali memimpin dengan stok 2.626,94 ton, disusul Jawa Timur dengan 825,36 ton.

Pemerintah telah menyiapkan benteng pertahanan pangan untuk menghadapi fenomena iklim ekstrem atau Godzilla El Nino yang diprediksi berlangsung selama enam bulan. Dengan total akumulasi stok dari berbagai sektor, Indonesia dinilai siap menghadapi masa sulit tersebut.

Mentan Amran merinci bahwa jika menggabungkan stok di Bulog (4,3 juta ton), stok di sektor horeka serta rumah tangga (12,5 juta ton), ditambah potensi panen di lahan atau standing crop (11 juta ton), maka total ketersediaan pangan nasional diprediksi mencapai 27 juta ton.

"Kalau dihitung, stok kita cukup untuk sekitar 10 bulan ke depan tanpa menghitung tambahan produksi,” ujar Amran. 

Meskipun ancaman kekeringan mengintai, produksi pertanian di wilayah dengan irigasi teknis tetap dipacu. Pemerintah memproyeksikan adanya tambahan produksi sekitar 2 juta ton, sehingga ketersediaan beras tetap surplus meski dalam tekanan El Nino.

"Artinya ada overlap antara stok dan produksi dengan periode El Nino. Jadi kita optimistis ketahanan pangan tetap terjaga,” pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya