Berita

Citra satelit menunjukkan reaktor nuklir di lokasi Bushehr di Iran dalam gambar yang diberikan ini tertanggal 1 Januari 2025 (Foto: Reuters)

Dunia

Rusia Evakuasi 198 Pekerja dari Pembangkit Nuklir Bushehr Iran

MINGGU, 05 APRIL 2026 | 15:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Rusia memulai evakuasi terencana terhadap ratusan pekerjanya dari pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Bushehr di Iran, tak lama setelah sebuah proyektil AS-Israel menghantam area di dekat fasilitas tersebut. 

Media pemerintah Rusia TASS melaporkan  sebanyak 198 pekerja telah dipindahkan. Ini merupakan gelombang ketiga evakuasi dari fasilitas yang dibangun dengan bantuan Moskow tersebut, dengan sekitar 100 staf Rusia dilaporkan masih berada di lokasi.

Wilayah sekitar Bushehr sendiri telah menjadi sasaran serangan sebanyak empat kali selama perang berlangsung. 


“Sesuai rencana, kami memulai fase utama evakuasi hari ini,” ujar Kepala badan energi nuklir Rusia Rosatom, Alexey Likhachev, seperti dikutip Minggu, 5 April 2026.

"Sekitar 20 menit setelah serangan yang nahas itu, bus-bus berangkat dari stasiun Bushehr menuju perbatasan Iran-Armenia dengan membawa 198 orang, tepatnya, ini adalah evakuasi terbesar," tambahnya.

Likhachev juga menyatakan bahwa Rusia telah memberi tahu AS dan Israel terkait proses evakuasi tersebut. Ia memperingatkan bahwa risiko kerusakan maupun potensi insiden nuklir terus meningkat seiring perkembangan situasi di lapangan.

“Kemungkinan risiko kerusakan atau potensi insiden nuklir, sayangnya, justru semakin meningkat, sebagaimana telah dikonfirmasi oleh peristiwa pagi ini,” tegasnya.

Menurut laporan Iran, serangan terbaru di PLTN Bushehr pada Sabtu, 4 April 2026 menewaskan satu orang penjaga fasilitas, namun tidak menyebabkan kerusakan pada pembangkit nuklir.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya