Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Dunia

Pemimpin Dunia Harus Waras Hadapi Kegilaan Trump

MINGGU, 05 APRIL 2026 | 12:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan kepada sejumlah negara untuk bersatu dan membangun kemandirian tanpa bergantung pada Amerika Serikat.

Seruan tersebut disampaikan Macron saat berbicara di hadapan mahasiswa di Universitas Yonsei, Seoul, Jumat, 3 April 2026. Ia mengajak negara-negara Eropa, Korea Selatan, Jepang, Brasil, Australia, dan Kanada untuk berdiri bersama guna memperkuat kemandirian.

Menurut Macron, ketergantungan berlebihan terhadap Amerika Serikat berpotensi merugikan, terutama jika menghadapi inkonsistensi kebijakan dari Washington.


Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum menilai pernyataan Macron sebagai sikap yang tepat dalam memperbaiki tatanan hubungan internasional.

“Pernyataan dan sikap yang waras untuk menyehatkan kembali relasi internasional. Semangat kerja sama, saling menghormati, dan kesetaraan adalah dasar bagi dunia yang aman dan damai dalam persaudaraan dunia,” ujar Anas lewat akun X miliknya, Minggu, 5 April 2026.

Ia juga menyinggung dampak kebijakan mantan Presiden AS Donald Trump yang dinilai telah merusak tatanan global.

“Trump telah merusak tatanan pergaulan internasional dan perikehidupan rakyat di seluruh belahan dunia, termasuk di negaranya sendiri,” tegasnya.

Anas menilai kondisi dunia saat ini tengah diliputi kecemasan dan kesulitan akibat kebijakan yang tidak stabil.

“Dunia sedang sakit disergap kecemasan dan kesukaran akibat kegilaan Trump. Harus disehatkan kembali dengan pikiran, sikap, dan tindakan yang waras. Dan itu tugas para pemimpin dunia,” lanjutnya.

Dalam konteks tersebut, Anas menilai langkah dan pernyataan Macron merupakan posisi yang tepat untuk mendorong perubahan arah hubungan internasional ke depan.

“Dalam konteks ini, Macron berdiri dan berbicara tepat,” pungkasnya.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Sempat Kaget, Legislator Golkar Bersyukur Budi Arie Klarifikasi dan Minta Maaf

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:20

KPK Tahan Gatot Heroe Hernanda, Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:10

DPRD Siap Bongkar Oknum Parpol dan Ormas Minta Jatah Proyek SD Rembang

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:05

Netflix Umumkan Pemeran Baru One Piece Season 3, Siap Hidupkan Kisah Battle of Alabasta

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:53

Bank Berwenang Menunda Transaksi Sesuai UU TPPU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:52

Daftar 6 Perusahaan di Kalimantan Disanksi Kemenhut Buntut Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:49

Unhan Terbitkan Edaran Penggunaan Hijab bagi Kadet Putri Muslim

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:44

Diduga Terima Mobil hingga Rumah Mewah, Anggota DPRD Kota Bengkulu Diselidiki KPK

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:37

Pertamina Eco RunFest 2026, Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:27

Lolly Suhenty: Kerja Kehumasan Bawaslu Menjaga Halaman Rumah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:26

Selengkapnya