Berita

Ilustrasi. (Foto: AI)

Politik

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

MINGGU, 05 APRIL 2026 | 11:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik Adi Prayitno menyoroti polemik keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang dinilai terus berlarut-larut di tengah situasi krisis ekonomi dan energi.

Menurut Adi, isu tersebut seperti tidak pernah benar-benar mereda karena selalu muncul narasi baru yang memicu perdebatan di ruang publik.

“Persoalan ijazah kok rasa-rasanya sulit dihentikan, tidak pernah kenal ruang dan kenal waktu sekalipun ada isu penting yaitu ekonomi, fiskal termasuk krisis BBM tapi isu ijazah terus berlanjut seakan tanpa henti selalu muncul episode dan babak baru,” ujarnya lewat kanal Youtube, Minggu, 5 April 2026.


Ia juga menyoroti kemunculan sejumlah nama tokoh dalam isu terbaru yang dinilai tidak rasional. Menurutnya, partai-partai yang dikaitkan justru telah memberikan klarifikasi.

“Ketika disebutkan nama-nama ini kok rasa-rasanya sedikit tidak rasional ya. Karena PDIP dan Partai Demokrat ketika dikaitkan, mereka sudah ngasih warning tidak pernah terlibat dalam persoalan ini,” jelasnya.

Adi menilai, polemik ini seharusnya segera diakhiri, apalagi sebagian pihak telah menempuh jalur hukum maupun mediasi.

“Saya kira sudah saatnya kita harus mengakhiri persoalan ijazah ini. Bukankah saat ini sudah ada pihak-pihak yang menjalani proses hukum dan ada juga yang menempuh mediasi melalui restorative justice,” tegasnya.

Sementara itu, Joko Widodo sendiri memilih tidak berspekulasi terkait isu yang beredar, termasuk soal tudingan adanya koordinator penyebaran isu ijazah palsu yang menyeret sejumlah tokoh.

“Saya tidak mau berspekulasi dan saya juga tidak mau menuduh siapapun. Biarkan proses hukum dan proses yang lain berjalan apa adanya,” kata Jokowi di kediamannya di Solo, Jumat, 3 April 2026.

Isu mengenai dugaan ijazah palsu kembali mencuat setelah beredarnya video di media sosial yang menyebut sejumlah tokoh, seperti Agus Harimurti Yudhoyono, Rizieq Shihab, dan Puan Maharani, sebagai pihak yang diduga terlibat dalam penyebaran narasi tersebut.

Namun demikian, tudingan tersebut telah dibantah oleh pihak-pihak terkait dan hingga kini belum terbukti kebenarannya. Polemik pun terus bergulir di tengah publik tanpa kejelasan kapan akan berakhir.


Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya