Berita

Anggota Komisi IX DPR RI, Ranny Fahd Arafiq (Foto: Dokumen F-Golkar)

Politik

Komisi IX DPR Ingatkan Kewaspadaan Penyebaran Campak

SABTU, 04 APRIL 2026 | 10:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Lonjakan aktivitas masyarakat usai perayaan Lebaran berpotensi memicu persoalan kesehatan, terutama meningkatnya risiko penyebaran penyakit menular seperti campak.

Anggota Komisi IX DPR RI, Ranny Fahd Arafiq, mengingatkan pentingnya kewaspadaan agar situasi tersebut tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.

Ia menilai momentum pasca mudik kerap membuat masyarakat lengah, padahal risiko penularan justru meningkat seiring tingginya mobilitas antar daerah.


“Karena itu, langkah cepat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam mengingatkan potensi penyebaran penyakit menjadi hal yang patut diperhatikan secara serius oleh semua pihak,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu, 4 April 2026.

Ranny juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi tenaga kesehatan sebagai garda terdepan. Menurutnya, dukungan berupa perlengkapan, sistem kerja yang aman, serta jaminan keselamatan tidak boleh diabaikan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa upaya pencegahan tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam memastikan imunisasi dilakukan secara lengkap.

“Langkah sederhana ini memiliki dampak besar dalam menekan penyebaran penyakit yang sebenarnya dapat dicegah,” ujar Legislator Golkar ini.

Selain itu, kesiapan fasilitas kesehatan juga dinilai menjadi faktor krusial. Kemampuan deteksi dini dan respons cepat akan sangat menentukan dalam mengendalikan potensi penyebaran di tengah masyarakat.

Ranny pun mengajak masyarakat tetap waspada secara bijak. Dengan kesadaran bersama dan kesiapan semua pihak, ia berharap potensi penyebaran campak pasca Lebaran dapat diantisipasi.

“Sejak dini tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara luas,” pungkasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya