Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Pariwisata: Indonesia Kantongi 2,35 Juta Kunjungan di Awal 2026

SABTU, 04 APRIL 2026 | 08:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sektor pariwisata Indonesia menunjukkan tren penguatan yang signifikan pada awal tahun 2026. 

Tercatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Februari menyentuh angka 1,16 juta, mengalami kenaikan sebesar13,37 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. 

Pertumbuhan ini melanjutkan tren positif setelah sebelumnya sempat tumbuh tipis 1,11 persen pada bulan Januari.


Dikutip dari Trading Economics, Sabtu 4 April 2026, mayoritas wisatawan yang bertandang ke tanah air berasal dari tiga negara tetangga utama, yaitu Malaysia sebanyak 17,18 persen, China 13,01 persen, dan Singapura 9,43 persen. 

Jalur udara masih mendominasi aksesibilitas dengan kontribusi sebesar 78,10 persen. Dua pintu gerbang utama, yakni Bandara Ngurah Rai (Bali) dan Soekarno-Hatta (Banten), memproses total 691,22 ribu penumpang atau setara dengan 88,32 persen dari seluruh kedatangan udara.

Tak hanya udara, moda transportasi lain juga mencatatkan pertumbuhan.

Jalur laut mencapai 184,60 ribu kunjungan (naik 28,80 persen YoY), dengan titik fokus utama di Pelabuhan Batam dan Tanjung Uban, Kepulauan Riau.

Jalur darat mencatat 34,84 ribu kunjungan (naik 19,02 persen YoY), yang didominasi oleh perlintasan di Atambua (NTT) dan Jayapura (Papua).

Meski secara bulanan (month-to-month) terdapat penurunan tipis sebesar 2,42 persen dibandingkan Januari, performa kumulatif sepanjang Januari?"Februari 2026 sangat impresif. Total kunjungan mencapai 2,35 juta, naik 7,77 persen dibandingkan dua bulan pertama tahun 2025.

Penurunan bulanan sebesar 2,42 persen merupakan fenomena wajar di industri pariwisata Indonesia, mengingat Februari sering kali dianggap sebagai low season setelah libur akhir tahun, meskipun tertolong oleh momentum libur Tahun Baru Imlek bagi wisatawan asal Tiongkok dan Singapura.

Konsentrasi kunjungan di Bali dan Jakarta (melalui Soekarno-Hatta) yang mencapai hampir 90 persen menunjukkan bahwa program "10 Bali Baru" masih terus dipacu oleh pemerintah untuk memeratakan persebaran wisatawan ke wilayah lain seperti Labuan Bajo, Mandalika, dan Likupang.

Tingginya pertumbuhan di jalur laut mencerminkan suksesnya skema travel bubble atau kemudahan akses jangka pendek bagi warga Singapura dan Malaysia menuju Batam dan Bintan sebagai destinasi akhir pekan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Gubernur BI pun Ikut Mundur, Ada Apa Ini Guru?

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:15

Rumah Bedeng di Lebak Bulus Kebakaran

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:00

Timnas Garuda Hadapi Timor Leste pada 31 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:30

Revolusi, Romansa, dan Runtuhnya Komisariat SMID IISIP

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:21

Presiden Harus Tindak Tegas Londo Ireng yang Merugikan Kepentingan Bangsa

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:19

Orang Tak Percaya Perry Warjiyo Mundur karena Alasan Pribadi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:33

83 Penonton Jadi Korban Tribun GOR Satria Banyumas Roboh

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:18

Ahok Ungkap Awal Pecah Kongsi dengan Jokowi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:00

Nama Bupati KBB Jeje Ritchie Dicatut untuk Jual Jabatan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:35

Hantu itu Masih Gentayangan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:18

Selengkapnya