Berita

Ilustrasi penjara Alcatraz (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube National Geographic)

Dunia

Trump Bakal Aktifkan Kembali Penjara Alcatraz

SABTU, 04 APRIL 2026 | 08:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gedung Putih mengajukan anggaran sebesar 152 juta Dolar AS (sekitar Rp2,58 triliun) untuk mengaktifkan kembali Alcatraz sebagai penjara aktif.

Rencana yang diumumkan pada Jumat, 3 April 2026 ini merupakan kelanjutan dari gagasan Presiden AS Donald Trump, yang sebelumnya ingin mengubah pulau yang kini menjadi destinasi wisata tersebut kembali menjadi fasilitas penahanan berkeamanan tinggi.

Dikutip dari Reuters, permintaan dana itu dimasukkan dalam rancangan anggaran pemerintah untuk tahun fiskal 2027. Usulan ini ditujukan untuk mendukung tahap awal pembangunan ulang oleh Federal Bureau of Prisons. Namun, seperti lazimnya di Amerika Serikat, keputusan akhir tetap berada di tangan Kongres Amerika Serikat, sehingga proposal ini masih bersifat rekomendasi dari Gedung Putih.


Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk membangun kembali Alcatraz menjadi penjara modern dengan sistem keamanan canggih. Trump bahkan menyebut fasilitas ini akan diperuntukkan bagi “para penjahat paling kejam dan brutal di Amerika".
Padahal, penjara ini sudah lama ditutup sejak 1969 dan saat ini dikelola oleh National Park Service sebagai objek wisata.
Alcatraz memiliki sejarah panjang sebagai salah satu penjara paling terkenal dan paling aman di Amerika. Letaknya yang terisolasi di tengah laut, dengan air dingin dan arus kuat, membuat upaya pelarian hampir mustahil. Secara resmi tidak ada pelarian yang berhasil, meski beberapa narapidana pernah dilaporkan hilang dan diduga tenggelam. Di masa lalu, penjara ini juga pernah menahan kriminal legendaris seperti Al Capone.

Meski memiliki reputasi tinggi, Alcatraz akhirnya ditutup karena biaya operasionalnya sangat mahal, bahkan hampir tiga kali lipat dibandingkan penjara federal lainnya. Hal ini kini kembali menjadi sorotan, seiring rencana pemerintah untuk menghidupkan kembali penjara legendaris tersebut dengan konsep yang lebih modern dan efisien.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya