Berita

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). (Foto: Dok. BPKH)

Nusantara

Dana Haji BPKH Tembus Rp180,72 Triliun

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 09:51 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencatat dana kelolaan haji mencapai Rp180,72 triliun dalam Manasik Haji Akbar 1447 H/2026 M di Aula Asrama Haji Medan, Sumatera Utara, Kamis, 2 April 2026.

Anggota Badan Pelaksana BPKH, Acep Riana Jayaprawira, menyampaikan angka tersebut menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan 2018 yang berada di kisaran Rp98 triliun.

Acep menegaskan BPKH tidak hanya menyimpan dana, tetapi juga mengembangkan secara produktif melalui investasi berbasis syariah dengan prinsip kehati-hatian.


Pengelolaan tersebut menghasilkan nilai manfaat yang optimal. Sekitar Rp12 triliun dialokasikan setiap tahun untuk mensubsidi biaya jemaah haji reguler.

“Alhamdulillah, sebagai bentuk tata kelola yang baik, BPKH meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan tujuh kali sejak dibentuk pada 2017,” ujar Acep.

BPKH menjalankan pengelolaan dana dengan prinsip profesionalisme, transparansi, keamanan, dan kepatuhan syariah.

Di sisi lain, anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania meminta Dewan Pengawas BPKH lebih proaktif dalam mengawal investasi dana haji. Ia menilai pengawas tidak hanya menunggu usulan, tetapi juga perlu memberikan arahan strategis.

Selain itu, perbankan syariah turut mendukung pengelolaan dana haji melalui berbagai layanan dan produk, termasuk tabungan haji dan skema investasi berbasis syariah.

Melalui pengelolaan tersebut, BPKH terus menjaga amanah umat sekaligus mengoptimalkan manfaat dana haji bagi para jemaah.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya