Berita

Ilustrasi. (IStock)

Global

Harga Pangan Dunia Naik Imbas Konflik Iran-Israel

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 23:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) melaporkan harga pangan global kembali meningkat pada Maret 2026, seiring lonjakan biaya energi akibat konflik di negara Teluk.

Dalam laporan yang dirilis Jumat 2 April 2026, indeks harga pangan dunia tercatat naik 2,4 persen secara bulanan, lebih tinggi dibandingkan kenaikan pada bulan sebelumnya. Kenaikan ini sekaligus menandai tren naik selama dua bulan berturut-turut.

Seluruh kelompok komoditas utama tercatat mengalami kenaikan, mulai dari sereal, daging, produk susu, minyak nabati, hingga gula.


Mengutip Anadolu Agency pada Sabtu 3 April 2026, indeks harga pangan FAO juga tercatat 1 persen lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara rinci, indeks harga sereal naik 1,5 persen secara bulanan menjadi 110,4 poin, serta meningkat 0,6 persen secara tahunan.

Kenaikan paling tinggi terjadi pada indeks harga minyak nabati yang mencapai rata-rata 183,1 poin pada Maret, atau naik 5,1 persen dibanding Februari. Angka ini menjadi kenaikan bulanan ketiga secara berturut-turut, dengan lonjakan tahunan mencapai 13,2 persen.

"Harga minyak sawit internasional mencapai level tertinggi sejak pertengahan 2022 dan bergerak di atas minyak kedelai, sebagian besar mencerminkan dampak dari kenaikan tajam harga minyak mentah," ungkap FAO.

Sementara itu, indeks harga daging tercatat naik 1 persen menjadi 127,7 poin, atau 8 persen lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. 

Adapun indeks harga produk susu naik 1,2 persen menjadi 120,9 poin, meskipun secara tahunan masih lebih rendah 18,7 persen dibandingkan Maret 2025.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya