Berita

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman saat kunjungan kerja ke China. (Foto: Dok. KBRI China)

Politik

Produk UMKM RI Didorong Masuk Rantai Pasok China

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 22:25 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman mendorong percepatan kerja sama konkret antara Indonesia dan China melalui penguatan digitalisasi, perluasan akses pasar, serta integrasi UMKM ke dalam rantai pasok global.

Hal itu disampaikan Maman saat menghadiri Indonesia-China SME, Trade, and Investment Cooperation Forum 2026 di Beijing. Forum tersebut dihadiri lebih dari 100 peserta dari kalangan pemerintah, pelaku usaha, asosiasi industri, hingga lembaga keuangan dari kedua negara.

Dalam kesempatan itu, Maman menegaskan bahwa transformasi UMKM Indonesia harus didorong melalui pemanfaatan teknologi dan kemitraan strategis dengan berbagai negara, termasuk China.


“Dengan lebih dari 60 juta UMKM, Indonesia memiliki potensi besar untuk terintegrasi dalam rantai nilai global, termasuk dengan China sebagai mitra utama,” ujar Maman dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 3 April 2026.

Selain forum tersebut, Maman juga melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT) serta Wakil Menteri Perdagangan China (MOFCOM).

Dalam pertemuan dengan MIIT, Indonesia mendorong kerja sama pengembangan kapasitas UMKM melalui pelatihan, pemagangan industri, hingga transfer teknologi, terutama di bidang permesinan, robotik, dan kecerdasan buatan (AI).

Maman juga memperkenalkan sistem digital terintegrasi Sapa UMKM yang dirancang untuk menghubungkan lebih dari 60 juta pelaku UMKM di Indonesia dan membuka peluang integrasi dengan ekosistem digital di China.

Sementara dalam pertemuan dengan MOFCOM, kedua negara menegaskan komitmen memperluas akses pasar bagi produk UMKM Indonesia, termasuk melalui skema cross-border e-commerce.

Nilai perdagangan bilateral Indonesia-China sendiri telah melampaui 167 miliar Dolar AS, yang mencerminkan besarnya potensi kerja sama ekonomi antara kedua negara.

Dalam agenda lain di Kedutaan Besar RI di Beijing, Maman juga menggelar pertemuan bisnis dengan sejumlah perusahaan China di sektor pertanian, energi, logistik, riset, dan teknologi digital.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Tak Sekadar Acara Formal. Mubes BMK 1957 Hadirkan City Tour di Semarang

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23

BPS Catat Inflasi 2,88 Persen pada Juli 2026, Ini Biang Keroknya

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22

Fahira Idris Desak Pemprov DKI Perkuat Antisipasi Puncak Kemarau

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:09

Usulan RUU LGSP MUI Jadi Ujian Keseriusan DPR dan Pemerintah

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:06

Provokasi Bangkrut dari ‘De Volkskrant’

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:02

Dewas Soroti Ratusan Pemberitahuan Pro Justitia KPK Terlambat Disampaikan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:58

Ponpes Tambakberas Libatkan Santri Jadi Relawan Muktamar NU

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:49

Prabowo Akan Terima Kunjungan PM Thailand di Istana Merdeka Sore Ini

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:46

Indonesia Catat Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Dipicu Harga Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:45

Tiga Masalah Utama Pemicu Turunnya Kepuasan terhadap Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:21

Selengkapnya