Berita

Kondisi jalur Gaza yang dibombardir oleh Israel.

Politik

DPR Desak DK PBB Investigasi Agresi Israel

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 16:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR mengecam keras tindakan militer Israel yang dinilai telah menimbulkan banyak korban sipil dan memperburuk situasi kemanusiaan di wilayah konflik. 

Anggota Komisi I DPR Slamet Ariyadi menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan Israel dalam beberapa waktu terakhir tidak dapat dibenarkan dan berpotensi melanggar hukum internasional, khususnya terkait perlindungan warga sipil dalam konflik bersenjata. 

Ia berharap bahwa komunitas internasional tidak boleh tinggal diam terhadap situasi tersebut.


“Ini bukan sekadar konflik biasa, tetapi sudah menyentuh aspek kemanusiaan yang sangat serius. Kami mengutuk keras segala bentuk kekerasan yang menyebabkan jatuhnya korban sipil," tegas Slamet kepada wartawan, Jumat, 3 April 2026.

Atas dasar itu, Slamet mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB) untuk segera mengambil langkah konkret, termasuk melakukan investigasi independen dan transparan terhadap dugaan pelanggaran yang terjadi. 

Legislator PAN ini juga meminta agar hasil investigasi tersebut dapat menjadi dasar penegakan hukum internasional.

Selain itu, Slamet juga mendorong pemerintah Indonesia untuk terus aktif dalam diplomasi internasional guna memperjuangkan perdamaian serta perlindungan hak-hak rakyat sipil yang terdampak konflik.

“Indonesia memiliki peran penting dalam mendorong penyelesaian damai. Kami berharap pemerintah terus bersuara lantang di forum internasional,” pungkasnya.

Jumlah korban tewas dalam perang antara Israel melawan kelompok Hamas di Jalur Gaza  sejak Oktober 2023 terus bertambah, saat ini tercatat sudah mendekati 72.300 orang.

Dalam pernyataan Kementerian Kesehatan Palestina pada Senin, 30 Maret 2026, total korban jiwa mencapai 72.280 orang, sementara 172.014 lainnya mengalami luka-luka.

Dalam 24 jam terakhir, dua orang dilaporkan tewas dan satu lainnya terluka akibat tembakan Israel.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Kalah di PN Jakpus, Penggugat PPP Subadri-Toni Dihukum Bayar Biaya Perkara

Senin, 03 Agustus 2026 | 22:10

Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:34

Buru Aset TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Geledah Kantor Don Ritto hingga Rumah Nurman Herin

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:30

Prabowo dan PM Tailan Bidik Nilai Perdagangan Rp359 Triliun dalam Lima Tahun

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20

Ini Enam Perkara yang Dihentikan KPK

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:10

Petingginya Diperiksa Kejati DKI, Peran AFPI Disorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:52

Indonesia-Tailan Sepakat Kembangkan TRM untuk Perangi Kejahatan Transnasional

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49

Bawaslu Fokus Tingkatkan SDM Hadapi Tantangan Digital

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Tailan Saat Sambut PM Anutin

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:30

Prabowo Dukung PPHN Jadi Pedoman Lintas Pemerintahan

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya