Berita

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Pemerintah Masih Koordinasikan Pemulangan Jenazah Tiga Prajurit TNI dari Lebanon

RABU, 01 APRIL 2026 | 22:39 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemulangan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur akibat serangan Israel di Lebanon saat menjalankan misi perdamaian dunia di bawah United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) sedang dalam proses.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait.

"Jadi semua sedang proses. Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan, termasuk dengan Panglima TNI," kata Prasetyo saat ditemui di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta pada Rabu, 1 April 2026.


Sebelumnya, insiden ini terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026 ketika Praka Farizal Rhomadhon tewas akibat proyektil artileri yang menghantam markas kontingen Indonesia di Adchit Al Qusayr. 

Sehari berselang, dua prajurit TNI lain, Kapten Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu M. Nur Ichwan ikut gugur setelah kendaraan mereka hancur akibat ledakan di dekat Bani Hayyan.

Kementerian Luar Negeri RI mengecam keras serangan tersebut dan menyerukan kepada semua pihak untuk menghentikan serangan terhadap warga sipil dan kembali pada diplomasi demi menjaga stabilitas.

"Indonesia kembali mengecam keras serangan Israel di Lebanon selatan dan menyerukan kepada seluruh pihak untuk menghormati kedaulatan dan integritas teritorial Lebanon," tegas Kemlu RI dalam pernyataannya di X. 

Pemerintah Indonesia juga mendesak Dewan Keamanan PBB untuk melakukan penyelidikan menyeluruh dan transparan atas insiden tersebut.

"Kami meminta dibentuknya rapat darurat Dewan Keamanan PBB dan proses investigasi yang cepat, menyeluruh, dan transparan," kata Menteri Luar Negeri Sugiono saat berbicara dengan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres pada Senin malam, 30 Maret 2026.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya