Berita

Patung St Yusuf (dari) Arimatea secara khusus dipersembahkan kepada Paus Leo XIV saat audiensi umum pada Rabu 25 Maret 2026. (Foto: Istimewa)

Dunia

Patung St. Yusuf Arimatea dari Indonesia untuk Paus Leo XIV

RABU, 01 APRIL 2026 | 16:19 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menjelang Hari Raya Paskah, Paus Leo XIV mendapat kejutan. Sebuah patung St Yusuf (dari) Arimatea secara khusus dipersembahkan kepada orang nomor satu gereja Katolik dunia itu. 

Patung ini merupakan yang pertama kali dibuat di Indonesia. Karya itu tentang tokoh Yusuf Arimatea dan proses penurunan tubuh Yesus Kristus yang telah wafat dari kayu salib. 

Ada empat tokoh lain yang terlibat dalam proses penurunan tersebut yakni Bunda Maria, Maria Magdalena, dan dua orang suruhan Yusuf Arimatea.
 

 
Patung tersebut merupakan hasil desain AM Putut Prabantoro, Founder Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) yang diberikan kepada Paus Leo XIV oleh Stanislaus Jumar Sudiyana pada saat delegasi PWKI dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) beraudiensi dengan Paus Leo di Lapangan St Petrus, Vatikan, pada Rabu 25 Maret 2026.

Dalam audiensi tersebut, hadir juga delegasi PWKI lain yakni, Mayong Suryo Laksono, Bonfilio Mahendra Wahanaputera dan Asni Ovier Dengen Paluin dan dari KWI Ketua Komisi Komunikasi Sosial Mgr Agustinus Tri Budi Utomo yang juga Uskup Surabaya dan Sekretaris Eksekutif Komisi Komunikasi Sosial, Rm Petrus Noegroho Agoeng Sri Widodo laku Rm Markus Solo Kewuta SVD, satu-satunya pejabat Vatikan yang berasal dari Indonesia.

Yusuf Arimatea adalah tokoh elit Yahudi berpengaruh dengan status sosial tingkat atas. Dia adalah seorang kaya dengan jabatan sebagai anggota Mahkamah Agama Yahudi (Sanhedrin) yang disegani karena kewenangannya. Ia secara rahasia dan diam-diam menjadi salah satu murid Yesus.

Ketika penyaliban Yesus, Yusuf Arimatea memberanikan diri meminta jenasah Yesus untuk diturunkan dan dimakamkan dengan layak. 

"Permintaan itu disampaikan kepada penguasa Roma di Yerusalem, Pontius Pilatus," kata Putut pada Rabu 1 April 2026.

Setelah  permintaan tersebut dikabulkan. Yusuf Arimatea kemudian menurunkan jenazah Yesus dari Salib dan kemudian memakamkan Yesus di area pemakaman yang dibuat oleh Yusuf Arimatea. 

Lanjut Putut, ada dua hal penting yang terdapat dalam patung tersebut. Pertama warna patung dan kedua adalah nama patung. Adegan penurunan Yesus dari salib itu berwarna. Masing-masing tokoh memiliki warna sendiri terutama dalam pakaian yang dikenakan.

“Alasannya diberi warna hitam selain Yusuf Arimatea karena warna hitam menjelaskan peristiwa duka cita. Kecuali Yusuf Arimatea semuanya diberi warna hitam,” kata Putut.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Keakraban Prabowo dan Megawati di Hari Lahir Pancasila

Senin, 01 Juni 2026 | 14:21

Hasto Soroti Fiskal hingga Demokrasi Tanggapi Rencana Jokowi Keliling Indonesia

Senin, 01 Juni 2026 | 14:19

Patroli Jalan Kaki Berujung Penangkapan Anggota KKB Intan Jaya

Senin, 01 Juni 2026 | 13:43

PDIP: Kehadiran Megawati di Istana Tak Terkait Oposisi atau Koalisi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:38

Prabowo Dorong Transformasi Nasional Menuju Ekonomi Pancasila

Senin, 01 Juni 2026 | 13:37

Keandalan Listrik Jadi Prioritas untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:31

Kenapa 1 Juni Ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila? Ini Sejarah dan Alasannya

Senin, 01 Juni 2026 | 13:30

Kontroversi LCC Empat Pilar MPR Berlanjut ke Pengadilan, Sidang Dimulai Besok

Senin, 01 Juni 2026 | 13:24

Kembalikan Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa

Senin, 01 Juni 2026 | 13:24

Lenteng Agung Arah Depok Ditutup hingga Selasa Pagi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:21

Selengkapnya