Berita

(Foto: Dok. PTPN IV PalmCo)

Bisnis

Halal Bihalal, PTPN IV PalmCo Komitmen Terapkan Prinsip Best, Fast, and Result

RABU, 01 APRIL 2026 | 15:01 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ritme kerja dan tuntutan perusahaan yang tinggi selama setahun terakhir, telah memunculkan dinamika di internal perusahaan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa dalam acara halal bihalal usai perayaan Idul Fitri di lingkungan Head Office (HO) perusahaan di Jakarta.

"Setahun kemarin pasti banyak hal, kecepatan, dan kemudian juga tuntutan yang cukup tinggi yang mungkin ada hal-hal yang kurang berkenan bagi teman-teman semua. Mohon maaf dalam kesempatan ini," ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis, Rabu 1 April 2026.


Lebih lanjut, Jatmiko menuntut seluruh elemen di dalam perusahaan untuk meningkatkan performa kerja. Ia menekankan prinsip best, fast, and result sebagai acuan operasional perusahaan ke depan.

"Artinya seluruh insan PalmCo tanpa terkecuali harus menunjukkan kinerja terbaik dalam waktu cepat. Mulai hari ini kita memang dituntut lebih ekstra lagi bersiap," tegasnya. 

Ia menambahkan bahwa target tersebut dapat dicapai jika seluruh pihak saling bekerja sama, menyatukan tekad, dan berdoa.

Arahan dari jajaran Direksi tersebut mendapat dukungan dari Dewan Komisaris PTPN IV PalmCo. Plh. 

Komisaris Utama, Andi Wibisono, menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh seluruh langkah operasional perusahaan, sejalan dengan arahan dari pemegang saham.

Andi menyoroti peran vital PTPN IV PalmCo dalam struktur holding perkebunan. Ia mencatat bahwa perusahaan memiliki tanggung jawab besar dalam menopang kinerja induk perusahaan.

"Mudah-mudahan 2026 ini kita bisa memegang amanah bersama-sama menjadi pilar pembangunan negara yang kita cintai ini," demikian Andi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya