Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Membuka April dengan Positif

RABU, 01 APRIL 2026 | 08:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia-Pasifik menguat pada pembukaan perdagangan Rabu, 1 April 2026, setelah muncul optimisme bahwa konflik antara Amerika Serikat dan Iran bisa segera berakhir. 

Dikutip dari CNBC International, indeks KOSPI Korea Selatan memimpin penguatan dengan lonjakan sekitar 5 persen, didorong oleh data ekspor Maret yang melonjak 48,3 persen secara tahunan -- lebih tinggi dari perkiraan pasar. Kenaikan juga terjadi pada indeks saham kecil Kosdaq yang naik lebih dari 4 persen.

Di Jepang, Nikkei 225 menguat sekitar 3,5 persen, diikuti indeks Topix yang juga naik lebih dari 3 persen. Penguatan ini sejalan dengan hasil survei Tankan dari Bank of Japan yang menunjukkan peningkatan kepercayaan bisnis. Sentimen di kalangan produsen besar naik ke level tertinggi sejak akhir 2021, sementara sektor non-manufaktur tetap berada di level tertinggi dalam beberapa dekade.


Pasar Australia juga ikut menguat, dengan S&P/ASX 200 naik sekitar 1,7 persen, didorong oleh kinerja saham sektor jasa pendidikan. Sementara itu, kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong juga menunjukkan arah positif, mengindikasikan pembukaan yang lebih tinggi.

Sentimen positif ini dipicu oleh pernyataan Presiden AS, Donald Trump, yang mengatakan bahwa AS berpotensi meninggalkan Iran dalam dua atau tiga minggu. Sementara Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyatakan terbuka untuk mengakhiri konflik dengan sejumlah jaminan tertentu.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya