Berita

Duta Besar Indonesia untuk PBB Umar Hadi dalam Sidang Dewan Keamanan PBB di Markas PBB, New York pada Selasa malam, 31 Maret 2026. (Foto: Istimewa)

Politik

Tiga Prajurit TNI Gugur

Dubes Umar Hadi: Kami Minta Investigasi PBB, Bukan Alasan Israel!

RABU, 01 APRIL 2026 | 00:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Indonesia mendesak PBB melakukan investigasi menyeluruh terhadap serangan yang menewaskan tiga prajurit TNI yang bertugas di UN Interim Force in Lebanon (UNIFIL) pada Minggu malam, 29 Maret 2026, dan Senin siang, 30 Maret 2026. 

“Kami meminta investigasi yang segera, menyeluruh, dan transparan. Kami meminta investigasi oleh PBB, bukan alasan-alasan dari Israel,” ujar Duta Besar Indonesia untuk PBB Umar Hadi dalam Sidang Dewan Keamanan PBB di Markas PBB, New York, dikutip pada Selasa malam, 31 Maret 2026. 

Sidang Dewan Keamanan PBB ini digelar khusus atas permintaan Indonesia dan Prancis, serta dibuka oleh Presiden DK PBB yang juga Duta Besar AS untuk PBB Mike Waltz.


Dalam pernyataannya, Dubes Umar Hadi secara khusus menyebut ketiga nama prajurit TNI yang tewas. Mereka adalah Mayor Zulmi Aditya Iskandar (33), Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan (25), dan Kopral Farizal Rhomadhon (27).

Kopral Fahrizal tewas saat bertugas di Battalion Indonesia di Adchit Al Qusayr. Sementara Mayor Zulmi dan Sersan Satu Muhammad tewas dalam serangan terhadap konvoi logistik di Bani Hayyan.

Selain ketiga prajurit TNI yang tewas itu, lima lainnya menderita luka-luka. Mereka yang luka adalah Kapten Sulthan Wirdean Maulana, Kopral Rico Pramudia, Kopral Arif Kurniawan, Kopral Bayu Prakoso, dan Prajurit Deni Rianto.

“Kita tidak dapat menerima pembunuhan terhadap pasukan penjaga perdamaian ini. Ini adalah kerugian besar bagi Indonesia. Ini juga merupakan kerugian besar bagi kita semua, bagi PBB, bagi Dewan ini, dan bagi setiap komunitas yang memandang pasukan penjaga perdamaian sebagai simbol harapan dan perdamaian,” ujar Dubes Umar Hadi berapi-api. 

Indonesia mendesak semua pihak terkait untuk memastikan pemulangan jenazah ketiga personel yang meninggal dunia secara cepat, aman, dan bermartabat, dan meminta perawatan medis terbaik dan perawatan komprehensif bagi kelima personel penjaga perdamaian yang terluka untuk memastikan pemulihan mereka sepenuhnya dan dengan cepat.

Dubes Umar Hadi juga mengatakan, eskalasi saat ini tidak muncul begitu saja, melainkan berakar dari serangan berulang kali oleh militer Israel ke wilayah Lebanon.

Indonesia mengutuk keras serangan Israel di Lebanon selatan, yang merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon. Indonesia terus menunjukkan solidaritasnya kepada pemerintah dan rakyat Lebanon.

Dubes Umar Hadi yang duduk di sebelah kiri perwakilan Lebanon meminta agar pihak yang melakukan kejahatan ini dimintai pertanggungjawaban mereka secara hukum. 

“Kekebalan tidak boleh menjadi standar. Dan serangan kepada pasukan penjaga perdamaian tidak boleh terulang kembali dan ditoleransi,” tegasnya.

Pada bagian akhir Dubes Umar Hadi meminta semua partai yang terlibat dalam konflik, termasuk Israel, untuk menegakkan kewajiban mereka di bawah hukum internasional dan segera menghentikan serangan dan perilaku agresif yang membahayakan personel dan properti PBB.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Sidang 6 Agustus Bukan Kemenangan yang Dianulir

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:05

Jakarta Libatkan Kawasan Aglomerasi dalam Lestarikan Budaya Betawi

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:01

Pengurangan Timbulan Sampah Plastik Bisa Dimulai dari Pasar Tradisional

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:44

Timnas Garuda Bidik Tiga Poin dari Timor Leste

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:17

Hariman hingga Bursah Zarnubi Ramaikan Peluncuran Enam Buku Isti Nugroho

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:00

Wakapolri-Wamenhut Konsolidasi Hadapi El Nino dan Karhutla

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:23

Pembunuh Perempuan di Kamar Kos di Grogol Petamburan Dibekuk

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:13

Fahira Idris Sodorkan Tujuh Rekomendasi Bangun Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:02

Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:39

Peluncuran Enam Buku

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:28

Selengkapnya