Berita

Ketua Umum Partai Masyumi, Ahmad Yani. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Partai Masyumi Desak Dunia Hentikan Agresi AS-Israel

SELASA, 31 MARET 2026 | 20:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Masyumi mendesak agresi militer Amerika Serikat (AS) dan Israel di kawasan Timur Tengah dihentikan.

Masyumi menilai eskalasi konflik yang terjadi di Iran telah menimbulkan dampak ekonomi serta sosial yang serius bagi dunia.

“Alih-alih menciptakan perdamaian, AS dan Israel justru menyulut perang dan penderitaan bagi umat manusia,” tegas Ketua Umum Masyumi, Ahmad Yani, Selasa, 31 Maret 2026.


Partai Masyumi juga menyampaikan duka mendalam atas gugurnya prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon yang bertugas sebagai pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon.

Menurut Masyumi, kematian prajurit TNI tersebut menjadi alarm serius bagi kedaulatan Indonesia serta menunjukkan eskalasi konflik yang semakin berbahaya.

Masyumi menegaskan, penjajahan di atas dunia harus dihapuskan sebagaimana amanat konstitusi. Karena itu, Indonesia dinilai memiliki kewajiban moral untuk membela negara yang menjadi korban agresi.

“Dunia harus mengakhiri era impunitas dan standar ganda yang hanya menguntungkan pihak kuat,” tegas Ahmad Yani.

Di sisi lain, Partai Masyumi mendorong penguatan peran Organisation of Islamic Cooperation (OIC) sebagai kekuatan geopolitik dunia Islam yang mampu menjadi penyeimbang dalam percaturan global.

Menurutnya, Indonesia memiliki posisi strategis untuk memimpin konsolidasi negara-negara Muslim agar lebih solid dalam menghadapi tekanan geopolitik global.

"Masyumi menegaskan akan terus mengawal kebijakan pemerintah agar tetap sejalan dengan amanat konstitusi serta nilai-nilai kemanusiaan dalam politik internasional," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya