Berita

Prajurit TNI

Politik

Negara Harus Beri Santunan Maksimal dan Penghargaan bagi Prajurit Gugur

SELASA, 31 MARET 2026 | 12:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Didik Mukrianto menegaskan pentingnya pemberian santunan maksimal dan penghargaan negara kepada prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian PBB di Lebanon.

Menurut Didik, pengorbanan para prajurit tidak boleh hanya direspons dengan ucapan duka, melainkan harus diikuti langkah nyata dari negara, terutama dalam memastikan kesejahteraan keluarga yang ditinggalkan.

“Berikan santunan maksimal dan penghargaan negara kepada keluarga korban,” kata Didik lewat akun X miliknya, Selasa, 31 Maret 2026.


Ia menilai, para prajurit yang dikirim ke medan konflik membawa nama bangsa dalam tugas kemanusiaan, sehingga negara memiliki tanggung jawab penuh untuk menghormati dan melindungi mereka, termasuk setelah gugur dalam tugas.

Di sisi lain, Didik juga mengingatkan agar pemerintah tidak menganggap jatuhnya korban sebagai risiko biasa dalam misi perdamaian. Ia mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap keikutsertaan Indonesia dalam misi UNIFIL, terutama terkait jaminan keamanan personel di lapangan.

Selain itu, pemerintah diminta lebih aktif menekan forum internasional, termasuk PBB, agar ada investigasi transparan atas insiden yang menewaskan prajurit TNI, serta memastikan adanya pertanggungjawaban pihak terkait.

“Jika terbukti Israel bersalah, bawa ke Dewan Keamanan PBB dan Mahkamah Pidana Internasional," tegasnya.

Didik menegaskan, penghormatan terhadap prajurit yang gugur harus diwujudkan melalui tindakan konkret, baik dalam bentuk perlindungan maksimal bagi pasukan yang bertugas maupun jaminan kesejahteraan bagi keluarga yang ditinggalkan.


Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Reagen dan Uswanas Bakal Bertarung di Musdalub HIPMI Malut

Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:18

Danantara dan Bank Himbara Diminta Bantu Pendanaan Proyek Sekolah Rakyat

Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:15

Kejagung Bakal Umumkan Perusahaan Diduga Terlibat Under Invoicing CPO

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:52

Thailand Memimpin, Vietnam Melesat, Indonesia Masih Bicara Potensi

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:31

Wali Kota Agustina Hadirkan Semangat untuk Meraih Mimpi

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:13

India Kurangi Pembelian, Harga CPO Juni 2026 Langsung Anjlok

Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:53

Ketika Dua Unsur Semesta Bersatu Menuju Candi Borobudur

Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:48

Gubernur Khofifah Dapati Minyakita Dijual Lampaui HET

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:47

Menteri PU Sidak Proyek Sekolah Rakyat Lombok Utara, Progres Konstruksi 45 Persen

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:13

PDIP: Perlu Kajian Bahasa Prancis Jadi Mata Pelajaran

Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:52

Selengkapnya