Berita

Ilustrasi pasukan TNI.

Politik

Muhammadiyah Desak Perkuat Keselamatan Pasukan Perdamaian di Tengah Konflik

SELASA, 31 MARET 2026 | 09:34 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya prajurit TNI, Praka Farizal Romadhon, dalam menjalankan tugas mulia sebagai pasukan penjaga perdamaian dunia di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Praka Farizal Romadhon dilaporkan gugur akibat serangan artileri di wilayah Lebanon Selatan pada Minggu, 29 Maret 2026, saat bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). 

Insiden tersebut juga menyebabkan tiga personel TNI lainnya mengalami luka-luka, masing-masing satu orang dalam kondisi berat dan dua lainnya luka ringan, di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan tersebut.


Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Syafiq Mughni, menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum serta seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia. Ia menegaskan bahwa pengabdian almarhum merupakan bentuk nyata kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

“Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya Praka Farizal Romadhon. Almarhum adalah putra terbaik bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raganya dalam menjalankan amanah kemanusiaan dan perdamaian dunia,” ujar Syafiq Mughni pada Selasa, 31 Maret 2026.

Syafiq juga mendoakan agar almarhum husnul khatimah, diterima segala amal ibadahnya, serta diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan, Muhammadiyah berharap diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini.

Lebih lanjut, Muhammadiyah juga menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya eskalasi konflik di Lebanon Selatan yang telah mengancam keselamatan pasukan perdamaian, termasuk kontingen Indonesia.

“Kami menyerukan kepada semua pihak yang terlibat konflik untuk menahan diri, menghormati hukum humaniter internasional, serta menjamin keselamatan para personel penjaga perdamaian yang tengah menjalankan mandat kemanusiaan,” tambahnya.

Muhammadiyah mendukung penuh peran aktif Indonesia dalam misi perdamaian dunia sebagai bagian dari komitmen konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya