Berita

Sekjen DPP Advokasi Rakyat untuk Nusantara (ARUN) Bungas T Fernando Duling meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). (Foto: Istimewa)

Nusantara

MBG dan SPPG: Dari Program Gizi Menuju Revolusi Ekonomi Rakyat

SENIN, 30 MARET 2026 | 13:24 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bukan sekadar upaya pemenuhan kalori nasional, melainkan sebuah transformasi besar dalam kedaulatan ekonomi rakyat. 

Sekjen DPP Advokasi Rakyat untuk Nusantara (ARUN) Bungas T Fernando Duling menyatakan, di tengah dinamika pembangunan yang masif, model kemandirian yayasan dan investor lokal yang dilakukan SPPG menjadi garda terdepan dalam membangun ketahanan gizi dan pembangunan multipliee effect ekonomi. 

"Namun, penting untuk meletakkan perspektif kita secara jernih, bahwa insentif harian sebesar Rp6 juta bukanlah sekadar angka keuntungan bagi mereka," kata Fernando dalam keterangannya, Senin 30 Maret 2026.


Menurut Fernando, hal itu adalah amanah arus kas operasional yang baru bertransformasi menjadi profit setelah melewati ambang batas titik impas atau Break Even Point (BEP) yang terukur secara ketat dalam periode kontrak 24 bulan.

Ia menilai keberanian para investor mandiri ini adalah sebuah "Revolusi Nutrisi". Bayangkan, lanjutnya, dengan nilai investasi di angka Rp1,3-2 miliar, para mitra ini telah mengucurkan modal sosial-ekonomi ke tingkat desa tanpa membebani APBN untuk konstruksi awal. 

"Menjadi investor SPPG bukan hanya soal hitung-hitungan neraca, melainkan soal daya tahan mengelola operasional hingga mencapai titik impas (BIP) di bulan ke-14 hingga ke-20," kata Fernando.

Fernando menyebutkan, ribuan arsitek, instalatur, tukang bangunan, hingga jasa pengangkutan lokal bergerak dalam satu napas pembangunan selama 60 hari kerja. 

"Penyerapan tenaga kerja formal dan informal ini memberikan dampak instan pada daya beli masyarakat desa," kata Fernando.

Memasuki fase operasional, tantangan sesungguhnya adalah menjaga ekosistem lokal agar tetap berdaya. 

"Kami menekankan bahwa SPPG harus menjadi pembeli siaga yang memangkas rantai distribusi panjang, sehingga keuntungan tidak lagi lari ke tengkulak, melainkan menetap di kantong para produsen pangan lokal," kata Fernando.

Secara objektif, investasi di rentang Rp1,3-1,4 miliar adalah titik keseimbangan ideal untuk menjamin kualitas layanan sekaligus keberlanjutan usaha. 

Ia pun menegaskan bahwa ARUN memperingatkan agar efisiensi tidak dilakukan secara ekstrem di bawah angka Rp1 miliar, karena hal itu berisiko menurunkan standar layanan dan mengancam keberlangsungan kontrak.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Makna Filosofi Lampion Waisak 2026, Simbol Pencerahan, Harapan, dan Kedamaian

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:58

Standarisasi Kemasan Rokok Dinilai Berpotensi Merugikan Pedagang Kaki Lima

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:43

Soal Opini Bahlil yang Sebut Kurban Wajib bagi Setiap Muslim, Ini Respons Komisi Fatwa MUI

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:27

Harga Minyak Dunia Anjlok ke 92 Dolar AS

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:07

Rupiah Melemah, Biaya Liburan di Indonesia Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:36

Penyidik Dalami Dokumen Ekspor Sawit, Kasus Under Invoicing Terus Bergulir

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:24

IHSG di Akhir Mei 2026 Tertekan, Asing Net Sell Jumbo Rp8,5 Triliun

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:16

Bukan Sekadar Kurban, Begini Cara Galeri 24 Sampaikan Makna Berbagi di Hari Raya

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:12

Harga Emas Antam Melonjak Rp25.000 di Akhir Mei 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:03

Opini Bahlil di Kompas Disoal: Tidak Tepat Samakan Kurban dengan Zakat Fitrah

Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:47

Selengkapnya